Adi menyebutkan fungsi utama kontroler adalah mengalirkan serta mengatur suplai tenaga dari baterai menuju motor penggerak.

Kehadiran perangkat yang dapat disetel ulang ini membuat karakter traksi dan performa keseluruhan kendaraan bisa disesuaikan dengan kemauan pengendara.

"Biasanya kontrolernya diganti dengan yang programmable sehingga kecepatan dan karakter tenaganya bisa disesuaikan," kata Adi.

Motor listrik yang awalnya hanya memiliki kecepatan maksimal sekitar 60 sampai 70 km/jam dapat dipacu hingga mendekati 90 km/jam, menyesuaikan spesifikasi dan suku cadang pendukung.

Rincian Biaya Modifikasi

Anggaran untuk memperpanjang jarak tempuh relatif lebih murah karena berfokus pada pergantian atau penambahan unit baterai baru.

Adi menyebutkan ongkos modifikasi sektor penyimpanan daya ini dimulai dari kisaran Rp1 juta hingga Rp2 jutaan.

Besaran biaya tersebut masih dapat naik tergantung spesifikasi kapasitas baterai yang diinginkan konsumen.

Di sisi lain, dana untuk mendongkrak kecepatan relatif lebih ramah kantong karena mekanik hanya berfokus pada pergantian alat kontroler.

"Kalau upgrade kecepatan di sepeda listrik mulai sekitar Rp700.000. Untuk motor listrik mulai Rp1,2 juta," ujar Adi.

Kendati demikian, Adi mengingatkan agar proses modifikasi selalu mempertimbangkan batas kemampuan komponen pendukung lainnya.

>>> Pemilik Bengkel Sarankan Ganti Baterai SLA Motor Listrik Sekaligus

Langkah kehati-hatian ini diperlukan agar peningkatan performa yang dihasilkan tetap selaras dengan faktor keselamatan serta keandalan motor saat dikendarai sehari-hari.