Rupiah Melemah ke Rp18.165 per Dolar AS Akibat Tensi Geopolitik
Nilai tukar rupiah dibuka melemah 0,12 persen ke level Rp18.165 per dolar AS pada perdagangan Selasa (9/6/2026).
Pelemahan ini dipengaruhi oleh memanasnya tensi geopolitik di Timur Tengah dan rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang melampaui ekspektasi pasar.
>>> DPR: PPPK Aset Negara, Bukan Beban Anggaran
Indeks dolar AS justru turun 0,09 persen ke level US$99,98, seperti dilansir dari Market.
Faktor Geopolitik dan Ekonomi Global
Tensi geopolitik global kembali memanas setelah serangan Israel di Lebanon dan adanya suara ledakan di Iran.
Selain itu, penutupan Selat Hormuz oleh Iran memicu lonjakan harga minyak mentah, meningkatkan kebutuhan dolar AS untuk subsidi BBM pemerintah.
Dari sisi ekonomi AS, data Non-Farm Payrolls (NFP) bulan Mei mencatat penambahan 172 ribu pekerjaan, jauh di atas ekspektasi 85 ribu.
Penyerapan tenaga kerja yang kuat ini memperkuat peluang The Fed untuk mempertahankan atau menaikkan suku bunga acuan.
>>> Pemilik Bengkel Sarankan Ganti Baterai SLA Motor Listrik Secara Sepaket
Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, menjelaskan bahwa pasar dalam negeri juga gelisah terkait agenda pengeluaran besar pemerintah.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih dinilai memperlebar defisit neraca transaksi berjalan seiring menyusutnya surplus perdagangan.
Bank Indonesia melaporkan posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Mei 2026 sebesar US$144,9 miliar atau setara Rp2.590,2 triliun.
Jumlah tersebut turun dari bulan sebelumnya yang tercatat US$146,2 miliar, menjadi rekor terendah dalam 23 bulan terakhir sejak Juni 2024.
>>> San Antonio Spurs Hadapi New York Knicks di Game 3 Final NBA
Meski demikian, Bank Indonesia menyatakan cadangan devisa tersebut masih di atas standar kecukupan internasional sebesar 3 bulan impor.
Update Terbaru
Ibu Hamil Wajib Hindari Paparan BPA Demi Cegah Gangguan Hormon Anak
Selasa / 09-06-2026, 11:57 WIB
Ekspor China Melonjak 19 Persen Berkat Permintaan Perangkat AI
Selasa / 09-06-2026, 11:57 WIB
OnePlus Siapkan HP Baru dengan Baterai 10.000 mAh dan Chip Flagship Terbaru
Selasa / 09-06-2026, 11:56 WIB
Bank Mandiri Salurkan KUR Rp30 Juta dengan Bunga Ringan dan Tanpa Agunan
Selasa / 09-06-2026, 11:56 WIB
Ekonomi Korea Selatan Tumbuh 1,8 Persen pada Kuartal I 2026
Selasa / 09-06-2026, 11:56 WIB
Jasa Armada Indonesia Siapkan Belanja Modal Rp74 Miliar untuk Dua Kapal Tunda
Selasa / 09-06-2026, 11:56 WIB
Produser Reza Aditya Tanggapi Laporan Polisi Aktris Ratu Sofya
Selasa / 09-06-2026, 11:56 WIB
31 Update Terbaru Apple di WWDC 2026: iOS 27 hingga Siri AI yang Makin Pintar
Selasa / 09-06-2026, 11:55 WIB
PT Inka Ekspansi Pabrik dengan PMN Rp473 Miliar
Selasa / 09-06-2026, 11:54 WIB
Akmal Haris Raup Ratusan Juta dari Investasi Saham, Modal Awal Rp10 Juta
Selasa / 09-06-2026, 11:54 WIB
BRIN Ungkap Ketidakpastian Sumber Gempa Aktif di Pulau Jawa
Selasa / 09-06-2026, 11:53 WIB
Menlu Sugiono Hadiri JCM ke-8 Indonesia-India di New Delhi
Selasa / 09-06-2026, 11:53 WIB
Komisi II DPR Usulkan Gaji PPPK Daerah Dialihkan ke APBN
Selasa / 09-06-2026, 11:52 WIB
Harga Emas Antam di Pegadaian Turun pada 9 Juni 2026, Simak Daftar Lengkapnya
Selasa / 09-06-2026, 11:52 WIB






