Honda CR-V generasi kelima bekas masih menjadi pilihan menarik di segmen SUV. Desain modern, kabin luas, dan fitur lengkap membuatnya banyak diminati.

Namun, calon pembeli perlu melakukan pemeriksaan menyeluruh sebelum transaksi. Hal ini penting untuk menghindari biaya perbaikan tak terduga di kemudian hari.

>>> GM: Mesin V8 Macet Bukan Cacat Desain, Hanya 3% Bermasalah

Iwan, pemilik bengkel Iwan Motor Solo, mengungkapkan bahwa CR-V generasi kelima secara umum memiliki daya tahan baik. Menurutnya, mobil ini jarang membawa cacat produksi fatal.

"Untuk Honda CR-V Gen 5 secara umum termasuk mobil yang cukup kuat dan jarang memiliki penyakit bawaan yang serius.

Yang lebih sering kami temui di bengkel justru masalah karena faktor usia, pemakaian, dan perawatan sebelumnya," kata Iwan.

Periksa Kaki-Kaki dan Sistem Kemudi

Sektor kemudi dan kaki-kaki perlu mendapat perhatian ekstra, terutama pada unit dengan jarak tempuh tinggi. Iwan menyarankan untuk mewaspadai munculnya bunyi pada area tersebut saat melewati jalan bergelombang.

Biaya perbaikan area ini bervariasi.

Penggantian komponen kecil bisa mencapai ratusan ribu rupiah, sementara overhaul atau penggantian suku cadang tertentu bisa menembus jutaan rupiah.

Cek Sistem AC dan Mesin Turbo

Sistem pendingin udara atau AC kabin juga wajib diperiksa secara menyeluruh. Kinerja AC bisa menurun seiring pemakaian, terutama pada mobil operasional harian.

>>> Bocoran Harga BYD M6 DM Beredar, Mulai Rp 310 Jutaan

"Seiring usia kendaraan, performa AC perlu diperiksa, terutama pada mobil yang sering digunakan harian.

Biaya perbaikannya tergantung komponen yang bermasalah, mulai dari servis ringan hingga beberapa juta rupiah," ujar Iwan.

Untuk varian mesin 1.5 liter turbo, riwayat perawatan mesin menjadi krusial. Kedisiplinan pemilik dalam mengganti oli secara berkala sangat memengaruhi keawetan turbocharger.

"Mesin ini sebenarnya cukup andal, namun kualitas dan interval penggantian oli sangat berpengaruh terhadap umur turbocharger," kata Iwan.

Uji Transmisi CVT Saat Test Drive

Kondisi transmisi CVT harus diuji langsung saat test drive. Pastikan perpindahan gigi dan akselerasi terasa halus tanpa getaran atau hentakan abnormal.

"Saat test drive, pastikan akselerasi terasa halus tanpa getaran berlebih atau hentakan. Selain itu, periksa apakah riwayat penggantian oli transmisi dilakukan secara berkala," ujar Iwan.

>>> Polda Metro Jaya Buka SIM Keliling di Lima Titik Jakarta

Iwan menekankan tiga pilar utama sebelum membeli CR-V bekas: riwayat servis yang jelas dan rutin, kondisi mesin dan transmisi saat test drive, serta pemeriksaan bekas tabrakan atau banjir.