Cadillac secara resmi membatalkan rencana masa depan yang sepenuhnya bertenaga listrik.

Wakil Presiden Global Cadillac, Kristian Aquilina, mengumumkan bahwa perusahaan akan menghadirkan XT6 generasi baru dengan mesin pembakaran internal.

>>> Mercedes Hentikan Produksi CLA L di China Usai Nol Penjualan Juni

Keputusan ini diambil setelah penjualan model listrik Cadillac jauh di bawah ekspektasi.

Pada paruh pertama 2026, Vistiq hanya terjual 3.903 unit, sementara XT6 yang sudah dihentikan pada 2025 berhasil menjual 9.637 unit pada periode yang sama tahun lalu.

Aquilina menyatakan dalam unggahan LinkedIn bahwa Cadillac tetap menjadi pemimpin dalam elektrifikasi, namun pasar telah berubah. "Kami menyesuaikan campuran produk dengan adopsi pelanggan nyata di pasar mewah.

Bagian penting dari itu adalah kembalinya XT6 yang sepenuhnya baru," tulisnya.

>>> Nissan Leaf Nismo 2027: Tampil Agresif, Tenaga Tetap Standar

XT6 baru akan diproduksi di pabrik Spring Hill, Tennessee, dengan investasi sebesar $150 juta.

Model ini diperkirakan akan tiba pada 2028 atau 2029, setelah peluncuran XT5 baru pada tahun depan.

Langkah ini menandai perubahan haluan signifikan bagi Cadillac, yang sebelumnya berkomitmen penuh pada kendaraan listrik.

>>> Penjualan Honda di China Anjlok 60% dalam Lima Tahun, tetapi Perpanjang Kemitraan 10 Tahun

Dengan kembalinya XT6, Cadillac berharap dapat memenuhi permintaan pasar yang masih kuat terhadap SUV bertenaga bensin.