GM: Mesin V8 Macet Bukan Cacat Desain, Hanya 3% Bermasalah
General Motors (GM) meminta pengadilan untuk membatalkan salah satu gugatan class-action terkait mesin L87 V8 6.2 liter yang bermasalah.
Produsen mobil itu berargumen bahwa hanya sekitar 3% dari mesin yang mengalami kegagalan, sehingga bukan merupakan cacat desain.
>>> Bocoran Harga BYD M6 DM Beredar, Mulai Rp 310 Jutaan
Gugatan yang diajukan oleh 44 pemilik dan mantan pemilik kendaraan GM itu mencakup sekitar 600.000 unit truk dan SUV.
Kendaraan yang dimaksud termasuk Chevrolet Silverado, Tahoe, Suburban, GMC Sierra, Yukon, serta Cadillac Escalade model tahun tertentu.
Para penggugat mengklaim mesin tersebut memiliki cacat yang menyebabkan kegagalan bantalan batang piston (rod bearing), patahnya connecting rod, hilangnya tenaga, hingga kerusakan mesin total.
Namun, GM berpendapat bahwa klaim tersebut gugur karena perusahaan telah melakukan recall besar-besaran.
Penyebab Kegagalan Mesin Menurut GM
Berdasarkan penyelidikan internal, GM menemukan dua akar penyebab kegagalan mesin. Pertama, kontaminasi pada connecting rod dan saluran oli crankshaft.
Kedua, crankshaft yang tidak memenuhi spesifikasi tertentu.
>>> Polda Metro Jaya Buka SIM Keliling di Lima Titik Jakarta
GM menekankan bahwa masalah tersebut berasal dari pemasok, bukan dari desain mesin itu sendiri.
Produsen mobil berargumen jika desain mesin benar-benar cacat, tingkat kegagalan akan jauh lebih tinggi dari 3%.
GM juga menyatakan bahwa para penggugat tidak dapat mendasarkan klaim pada kegagalan yang dialami pemilik lain. Tanpa bukti mengalami kegagalan secara pribadi, gugatan mereka dianggap tidak berdasar.
Recall yang dilakukan GM pada April 2025 telah disetujui oleh National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA).
Kendaraan yang gagal inspeksi mendapat mesin pengganti gratis, sementara yang lolos mendapat oli lebih kental 0W-40, tutup oli baru, filter baru, dan garansi diperpanjang 10 tahun atau 150.000 mil.
>>> Jadwal Samsat Keliling Jadetabek 9 Juni 2026, Tersedia di 14 Lokasi
Meski demikian, NHTSA masih membuka penyelidikan untuk memastikan recall tersebut sudah memadai. Jika tidak, GM mungkin harus mengambil langkah lebih lanjut.
Update Terbaru
Kejutan, Justin Hubner Masuk Skuad Timnas Indonesia di Piala AFF
Jumat / 24-07-2026, 19:59 WIB
Kebakaran Hutan Meluas, Spanyol Umumkan Darurat Nasional
Jumat / 24-07-2026, 19:59 WIB
Waketum MUI Peringatkan Koruptor soal Azab dan Siksa Pedih Neraka
Jumat / 24-07-2026, 19:57 WIB
Setelah 22 Tahun, Sandara Park Akhirnya Ciptakan Musik Sendiri
Jumat / 24-07-2026, 19:57 WIB
VW Sempat Kaji Mesin Bensin untuk ID. Buzz, Tapi Tak Muat
Jumat / 24-07-2026, 19:57 WIB
Ketum MUI Usulkan Pembentukan Danantara Syariah Indonesia
Jumat / 24-07-2026, 19:57 WIB
Efek Juara Piala Dunia, Spanyol Ramai Diserbu Turis China
Jumat / 24-07-2026, 19:57 WIB
Polri Buka Suara soal Pelibatan Bhabinkamtibmas Awasi Wajib Pajak
Jumat / 24-07-2026, 19:56 WIB
KPK Terima Surat Kejagung untuk Supervisi Kasus Febrie Adriansyah
Jumat / 24-07-2026, 19:56 WIB
Media Vietnam Bantah Klaim Herdman soal Jumlah Pemain Naturalisasi
Jumat / 24-07-2026, 19:56 WIB
Perang AS vs Iran 5 Bulan, Trump Makin Frustrasi
Jumat / 24-07-2026, 19:56 WIB
Ekspansi Netflix ke Iklan dan Olahraga Langsung Dinilai Bisa Melemahkan Merek
Jumat / 24-07-2026, 19:56 WIB
Bukan Cuma Soal Injeksi, Ini Rahasia di Balik Hasil Perawatan Estetika yang Terlihat Natural
Jumat / 24-07-2026, 19:42 WIB
Sule Bersyukur Adzam Dekat dengan Suami Baru Nathalie
Jumat / 24-07-2026, 19:39 WIB







