Satelit NASA Ungkap Mexico City Ambles hingga 24 Sentimeter per Tahun
Mexico City, ibu kota Meksiko, tengah menghadapi krisis geologis serius. Kota yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026 ini tercatat ambles hingga 24 sentimeter per tahun.
Penurunan tanah ini terungkap melalui data terbaru dari satelit NISAR, proyek kolaborasi NASA dan Organisasi Penelitian Luar Angkasa India (ISRO).
>>> Harga Emas Perhiasan 9 Juni 2026 Turun, Cek Rincian per Gram
Satelit ini menggunakan radar canggih untuk mendeteksi pergeseran permukaan bumi.
Pengamatan dilakukan selama musim kemarau, dari Oktober 2025 hingga Januari 2026.
Hasilnya, beberapa kawasan di Mexico City ambles sekitar 2 cm setiap bulan, atau lebih dari 24 cm dalam setahun.
Penyebab dan Dampak Penurunan Tanah
Kondisi ini dipicu oleh tanah lunak dan penyedotan air tanah secara terus-menerus untuk memenuhi kebutuhan populasi yang padat.
Sejarah pembangunan kota di atas reruntuhan Tenochtitlan, yang dahulu mengapung di Danau Texcoco, turut memperparah situasi.
>>> Ekonomi Korea Selatan Tumbuh 1,8 Persen pada Kuartal I-2026, Revisi Bank of Korea
Penurunan tanah telah terdokumentasi sejak dekade 1920-an. Namun, data NISAR menunjukkan tingkat keparahan yang lebih akurat.
Dampaknya terasa pada infrastruktur vital, termasuk Bandara Internasional Benito Juarez. Warga juga menghadapi aspal jalanan yang terbelah, bangunan miring, dan gangguan jaringan kereta api.
Fenomena unik terlihat pada Monumen Angel of Independence setinggi 34,7 meter yang dibangun tahun 1910.
Fondasinya harus direnovasi dengan menambahkan 14 anak tangga baru agar tetap sejajar dengan permukaan tanah yang terus merosot.
"Mexico City adalah titik rawan yang sangat dikenal dalam hal penurunan tanah dan citra seperti ini hanya permulaan bagi NISAR," ujar David Bekaert, manajer proyek Institut Penelitian Teknologi Flemish.
>>> IHSG Diprediksi Lanjutkan Pelemahan, Support di 5.200
Selain melacak penurunan tanah, NISAR juga dirancang untuk memantau pergerakan gletser, pertumbuhan vegetasi, dan bencana alam seperti erupsi gunung berapi.
Update Terbaru
Cara agar Otak Menua dengan Sehat Menurut Ahli Neurologi, Bukan Diet
Jumat / 24-07-2026, 23:00 WIB
Piala AFF 2026: Pembuktian Nadeo Argawinata sebagai Kiper Utama Timnas Indonesia
Jumat / 24-07-2026, 22:59 WIB
Lee Min-ho Kembali Jadi Aktor Korea Terfavorit di Mata Penggemar Global
Jumat / 24-07-2026, 22:59 WIB
Penumpang Alphard Penerobos Pelican Crossing HI Ternyata Anggota Polda Jabar
Jumat / 24-07-2026, 22:59 WIB
Persija Hormati Sanksi KFA untuk Shin Tae Yong, Belum Ambil Sikap
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Hasil Piala AFF: Vietnam ke Puncak usai Bantai Timor Leste 7-0
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Speedboat Bawa 11 Wisatawan Asing Hilang Kontak di Perairan Gorontalo
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Fallout Co-Creator: Morrowind di Xbox Ubah Standar RPG Konsol
Jumat / 24-07-2026, 22:58 WIB
Facebook Luncurkan Lencana 'Facebook Verified' Gratis untuk Lawan AI Palsu
Jumat / 24-07-2026, 22:49 WIB
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
Jumat / 24-07-2026, 22:49 WIB
Game Freak Bawa Interaksi Anjing ke Level Baru di Beast of Reincarnation
Jumat / 24-07-2026, 22:44 WIB
Bos Amazon Games: Harga Konsol dan Steam Machine di Atas $1.000 Dorong Minat ke Cloud Gaming
Jumat / 24-07-2026, 22:43 WIB
Video Promo Film Anime The Ribbon Hero Soroti Ikatan Pine dan Safir
Jumat / 24-07-2026, 22:43 WIB
Jensen Huang Posting Pertama di X, Dukung Model AI Terbuka
Jumat / 24-07-2026, 22:43 WIB







