Turnamen akbar sepak bola dunia, Piala Dunia 2026, akan segera dimulai dengan mempertandingkan 48 tim nasional.

FIFA telah mengumumkan bahwa edisi ke-23 ini akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko mulai 12 Juni hingga 20 Juli mendatang.

>>> Bursa Saham Asia Bersiap Bangkit Ikuti Penguatan Wall Street

Acara pembukaan akan digelar di Stadion Azteca, Mexico City. Sehari kemudian, laga pembuka Grup A mempertemukan Meksiko melawan Afrika Selatan, disusul Korea Selatan kontra Republik Ceko.

Partai final direncanakan berlangsung di Stadion MetLife, New York, Amerika Serikat.

Dengan format baru, dua tim teratas dari masing-masing 12 grup dan delapan peringkat ketiga terbaik akan lolos ke babak 32 besar.

Kenangan 2010 dan Persiapan Afrika Selatan

Bagi Afrika Selatan, laga pembuka di Mexico City pada 12 Juni dini hari WIB menjadi ulangan dari Piala Dunia 2010.

Enam belas tahun lalu, skuad Bafana Bafana yang saat itu menjadi tuan rumah ditahan imbang 1-1 oleh Meksiko.

Gol indah Siphiwe Tshabalala dibalas Rafael Marquez, dan langkah Afrika Selatan terhenti di fase grup.

Kini, tanpa status unggulan dan tanpa keuntungan bermain di kandang sendiri, persiapan Afrika Selatan di bawah pelatih Hugo Broos menemui kendala.

Tim hanya mampu bermain imbang 0-0 melawan Nikaragua dan 1-1 kontra Jamaika dalam laga tertutup.

>>> Harga Emas Terancam Merosot ke Level Empat Ribu Dolar AS

Pelatih asal Belgia itu mengaku frustrasi dengan performa timnya. "Penampilan tim tidak seperti yang saya harapkan," kata Broos, dikutip dari ESPN.

Ia menambahkan, "Kita harus menganalisis pertandingan dengan sangat baik dan melihat apa yang salah. Kita harus berbuat lebih banyak untuk mendapatkan hasil baik di Piala Dunia."