Setelah 22 tahun berkarier di industri hiburan, Sandara Park akhirnya memutuskan untuk membuat musik sendiri. Ia menyebut langkah ini sebagai titik balik terbesar dalam hidupnya.

Dalam wawancara dengan Hankook Ilbo, Sandara mengungkapkan bahwa selama ini ia hanya menjadi penyanyi, pembawa acara, hingga aktor musikal, tetapi belum pernah menciptakan lagu sendiri.

>>> Drama Kekerasan Cerminkan Suasana Hati Masyarakat? Pakar Berbeda Pendapat

Kini, ia siap meninggalkan formula sukses yang sudah mapan dan memulai perjalanan baru sebagai kreator musik.

Proses Kreatif yang Tertunda

Sandara mengaku sudah lama menyimpan banyak cerita dalam catatan ponsel dan buku hariannya. Namun, ia tidak tahu bagaimana mengubahnya menjadi lagu.

Ia kemudian bertemu dengan tim penulis lagu yang bekerja secara intuitif. Dari situlah ia mulai belajar menuangkan emosi dan pikirannya ke dalam musik.

Sandara juga menyadari bahwa pengalamannya merancang panggung konser sebenarnya adalah bentuk produksi. Kini ia siap terjun penuh ke proses kreatif.

Album Perdana 'REPRISM'

Album yang ia garap diberi judul 'REPRISM'. Nama ini melambangkan pembiasan cahaya melalui dirinya untuk memperlihatkan warna yang belum pernah terlihat sebelumnya.

Sandara menjelaskan bahwa setiap orang memiliki sisi yang diketahui publik dan sisi yang belum terungkap. 'REPRISM' adalah tentang menemukan dan menampilkan sisi-sisi tersebut.

Album ini akan dirilis dalam bentuk single dua lagu pada musim gugur tahun ini. Satu lagu berjudul 'Festival' yang merupakan reinterpretasi lagu terkenal dengan aransemen rock.

Lagu lainnya, 'Nail', adalah lagu orisinal pertama yang ia ciptakan bersama tim penulis lagu. Lagu ini menjadi langkah awal dari proyek dua tahun ke depan.

Sandara mengakui bahwa perubahan genre ke rock mungkin terasa aneh bagi penggemar lamanya. Namun, ia siap bekerja keras untuk mengubah reaksi tersebut menjadi dukungan.