Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) memperluas kerja sama dengan berbagai lembaga pendamping usaha guna mempercepat ekspansi pembinaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga tahun 2028.

Langkah ini diambil untuk meningkatkan jumlah pelaku usaha binaan sekaligus memperbesar dampak ekonomi yang dihasilkan.

>>> Surah Al-Ankabut Ayat 64: Kehidupan Dunia Hanya Senda Gurau, Akhirat Tempat Sejati

Ketua Pengurus YDBA, Rahmat Samulo, mengatakan program pembinaan UMKM mencakup pelatihan, pendampingan, fasilitasi pemasaran, dan fasilitasi pembiayaan.

Metode tersebut dirancang untuk menjawab tantangan nyata yang sering dihadapi sektor UMKM, seperti peningkatan kualitas produk, manajemen usaha, serta akses pasar dan pendanaan.

Hingga 31 Desember 2025, YDBA telah membina 1.975 UMKM di berbagai sektor.

>>> KPK Tangkap Bupati Muara Enim Edison dalam Operasi Tangkap Tangan

Sektor kerajinan dan kuliner mendominasi dengan 949 UMKM atau sekitar 48 persen dari total binaan.

Sektor pertanian mencapai 598 UMKM (30 persen), manufaktur 253 UMKM (13 persen), dan bengkel 175 UMKM (9 persen).

>>> Telkom Indonesia Siapkan Rp4 Triliun untuk Buyback Saham

Rahmat Samulo menambahkan bahwa akselerasi kapasitas pelaku usaha tidak hanya fokus pada peningkatan kemampuan internal, tetapi juga mencakup bantuan akses pasar dan pembiayaan agar bisnis tumbuh berkelanjutan.