Penguatan kompetensi petugas dan standarisasi pelatihan juga menjadi poin penting demi keselarasan kualitas layanan PPIH.

Selain fasilitas fisik, pengetatan aspek istithaah kesehatan menjadi prioritas utama untuk operasional pada musim haji berikutnya.

Pemerintah berkomitmen menyaring kondisi fisik jemaah secara lebih komprehensif demi keselamatan selama beribadah.

"Kami ingin memastikan bahwa jemaah yang berangkat benar-benar memenuhi aspek istithaah kesehatan sehingga dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan baik dan aman," ujar Menhaj.

Pemerintah Arab Saudi turut memberikan apresiasi atas manajemen kelola dan peningkatan mutu pelayanan jemaah haji Indonesia yang dinilai semakin profesional.

Kerja tim Media Center Haji (MCH) juga mendapat penghargaan karena aktif menyediakan informasi yang menenangkan bagi keluarga di Tanah Air.

"Berbagai catatan dan rekomendasi yang kami terima akan menjadi bekal penting untuk terus memperbaiki kualitas penyelenggaraan haji Indonesia.

Komitmen kami adalah menghadirkan layanan yang semakin profesional, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan jemaah," pungkas Menhaj.

Fase pemulangan jemaah haji gelombang kedua dari Makkah ke Madinah akan dimulai pada 16 Juni 2026.

>>> Pemerintah Longgarkan Pembatasan Produksi Batu Bara dalam RKAB 2026

Seluruh rangkaian pemulangan jemaah haji Indonesia dijadwalkan selesai sepenuhnya pada 1 Juli 2026.