Kementerian Agama (Kemenhaj) mulai melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan ibadah haji setelah puluhan ribu jemaah gelombang pertama mendarat di Tanah Air.

Proses pengawasan penanganan ibadah di Arab Saudi dipantau langsung oleh Tim Amirul Hajj.

>>> UMKM Roti Asal Klaten Sukses Tembus Pasar Ekspor Dubai

Sebanyak 120 kelompok terbang (kloter) tercatat telah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah dan kembali ke Indonesia.

Pemulangan fase pertama ini dijadwalkan berlangsung melalui Bandara Jeddah sampai pertengahan Juni sebelum dilanjutkan oleh gelombang berikutnya.

"Hingga hari ini, sebanyak 120 kloter atau 47.012 jemaah haji Indonesia telah kembali ke Tanah Air. Alhamdulillah seluruh tahapan penyelenggaraan haji secara umum berjalan sesuai harapan.

Tentu masih ada sejumlah kekurangan yang menjadi bahan evaluasi, namun itu akan menjadi bagian dari upaya perbaikan layanan ke depan," ujar Menhaj di Bandara Soekarno-Hatta, Senin (8/6/2026).

Pihak kementerian memastikan bahwa operasional pemulangan dan pelayanan bagi jemaah yang masih berada di Arab Saudi akan terus berjalan.

Petugas di lapangan tetap disiagakan untuk mengawal perpindahan jemaah gelombang kedua dari Makkah menuju Madinah.

"Puncak haji memang telah selesai, tetapi pelayanan kepada jemaah belum berakhir. Seluruh petugas tetap bekerja sesuai tugas dan fungsinya masing-masing sampai kloter terakhir tiba di Indonesia.

Fokus kami sekarang adalah memastikan proses pemulangan berlangsung aman, nyaman, tertib, dan lancar," tegas Menhaj.

Fokus Evaluasi: Fasilitas dan Kesehatan

Evaluasi internal Kemenhaj mencakup masukan dari Irfan Yusuf atau Gus Irfan bersama Tim Amirul Hajj mengenai peningkatan fasilitas di Mina, transportasi Armuzna, akomodasi dekat Masjidil Haram, serta manajemen konsumsi.

>>> Dinas Pendidikan DKI Jakarta Rilis Jadwal Sekolah Swasta Gratis 2026