UMKM Roti Asal Klaten Sukses Tembus Pasar Ekspor Dubai
Sebuah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) toko roti asal Klaten, Jawa Tengah, berhasil memperluas jaringan bisnisnya hingga membuka cabang di Dubai, Uni Emirat Arab.
Pencapaian ini diraih setelah pemilik usaha mengikuti program Pendampingan Waralaba Nasional (PWN) yang diselenggarakan oleh Kementerian Perdagangan.
>>> Dinas Pendidikan DKI Jakarta Rilis Jadwal Sekolah Swasta Gratis 2026
Keberhasilan tersebut dilansir dari Detik Finance berdasarkan unggahan di akun Instagram resmi Menteri Perdagangan Budi Santoso pada Senin (8/6/2026).
Program dari Kementerian Perdagangan tersebut dirancang khusus untuk memfasilitasi para pelaku UMKM meningkatkan skala bisnis mereka melalui sistem kemitraan.
Perjalanan UMKM Roti Ropi
Co-Founder Roti Ropi, Arief Munandar menyatakan bahwa bisnisnya dapat berkembang pesat setelah menjawab tantangan dari pemerintah untuk mengoptimalkan potensi pasar domestik.
"Waktu itu di speech, Pak Budi Santoso menantang kami untuk mengoptimalkan pasar di dalam negeri, dan kami jawab tantangan itu, Pak.
Dan kami menantang balik Pak Budi untuk datang ke sini lagi pak," ujar Arief Munandar.
Arief Munandar menambahkan bahwa berbagai program edukasi serta unggahan dari Kementerian Perdagangan memberikan banyak masukan yang mendukung perkembangan usahanya.
"Itu jujur aja ya, kami lihat-lihat banyak postingan di iG-nya Pak Menteri dan Kemendag, itu banyak insight-insight menarik, banyak dukungan-dukungan, support, bahkan acara-acara yang sifatnya untuk membantu UMKM ya, terutama PWN.
Nah itu itu cukup luar biasa," kata Arief Munandar.
Sebelum mengikuti program, pelaku usaha sempat mengalami kebingungan mengenai arah perkembangan bisnisnya hingga akhirnya berhasil menerbitkan Surat Tanda Pendaftaran Waralaba (STPW).
"Dari ide kecil bisa menjadi besar, bisa menjadi waralaba, bisa menjadi franchise karena program dari Kemendag, karena kami dari UMKM ini bisa naik kelas, dari sekedar pinggir jalan, 1 atau 2 cabang bisa menjadi ratusan outlet tapi tetap termonitor dan ter-manage dengan bagus," ucap Arief Munandar.
Update Terbaru
Gerai Tiffany & Co Plaza Indonesia Kembali Beroperasi Setelah Bayar Denda Rp 97,49 Miliar
Senin / 08-06-2026, 18:54 WIB
PT KAI Siapkan Rp9,18 Triliun untuk Pengadaan KRL Jabodetabek
Senin / 08-06-2026, 18:54 WIB
Kylian Mbappe Bidik Rekor Baru Jelang Piala Dunia 2026
Senin / 08-06-2026, 18:52 WIB
Xiaomi Siapkan Redmi K100 Sebagai Flagship Killer Terbaru
Senin / 08-06-2026, 18:49 WIB
Elektrifikasi Armada Kurir Percepat Implementasi Logistik Hijau
Senin / 08-06-2026, 18:49 WIB
Aplikasi Penghasil Saldo DANA Gratis 2026, Tambah Uang Jajan dari HP
Senin / 08-06-2026, 18:49 WIB
Ratusan Bikers Padati SilatuRide 2026 di BSD, Kampanyekan Keselamatan Berkendara
Senin / 08-06-2026, 18:48 WIB
14 Kebiasaan Digital yang Merusak Perangkat dan Mengancam Data, Segera Hentikan
Senin / 08-06-2026, 18:48 WIB
Indonesia U-19 Kalahkan Vietnam 2-1, Lolos ke Semifinal Piala AFF
Senin / 08-06-2026, 18:44 WIB
Gempa Magnitudo 7,8 Guncang Filipina Selatan, 32 Orang Tewas
Senin / 08-06-2026, 18:44 WIB
Pemerintah Salurkan Bansos PIP 2026 Termin 2 Mulai Mei
Senin / 08-06-2026, 18:44 WIB
Said Iqbal Berkomitmen Perjuangkan Keseimbangan Hak Buruh dari Dalam Pemerintahan
Senin / 08-06-2026, 18:41 WIB
51 Kode Redeem FF Terbaru 8 Juni 2026: MP40 Buff Tembus Armor, Buru Skin Gratis
Senin / 08-06-2026, 18:41 WIB
Penjualan Geely EX2 Tembus 3.500 Unit, Ubah Tren Mobil Listrik di Indonesia
Senin / 08-06-2026, 18:40 WIB






