Fortinet Indonesia Ingatkan Risiko Serangan Siber pada Infrastruktur Kritikal
Transformasi digital yang masif di berbagai sektor memicu tantangan serius berupa peningkatan ancaman siber. Bahaya ini mengintai infrastruktur kritikal yang menjadi penopang utama ekonomi dan layanan publik negara.
Sektor strategis seperti energi, transportasi, dan kesehatan memegang peranan krusial dalam menjaga stabilitas nasional.
>>> OpenAI Siapkan Perombakan Besar, ChatGPT Bakal Jadi Asisten AI Otomatis
Gangguan pada sistem tersebut dapat memicu efek domino yang melumpuhkan pergerakan masyarakat hingga sektor keamanan.
Penerapan teknologi Industri 4.0 menyatukan sistem operasional yang sebelumnya terisolasi ke dalam jaringan digital.
Country Director Fortinet Indonesia, Edwin Lim, menjelaskan bahwa integrasi ini memperluas area serangan yang berpotensi dimanfaatkan peretas.
"Banyak sistem operasional sekarang sudah sepenuhnya dikendalikan oleh teknologi. Ketika terhubung dengan jaringan digital, risiko keamanannya ikut meningkat," ujar Edwin.
Edwin menambahkan bahwa pelaku kejahatan siber tidak perlu merusak infrastruktur fisik secara langsung. Penyerang hanya perlu membobol sistem komputer yang mengendalikan perangkat tersebut.
Delapan Sektor Infrastruktur Kritikal
Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) membagi infrastruktur kritikal nasional ke dalam delapan sektor utama. Sektor tersebut meliputi pemerintahan, energi, transportasi, keuangan, kesehatan, teknologi informasi, pangan, dan pertahanan.
Gangguan pada sektor pemerintahan dapat melumpuhkan layanan publik, sementara gangguan energi berpotensi menyebabkan pemadaman listrik dan krisis energi.
>>> Atas Nama Suho, Sehun Janji Bawa EXO Konser Lagi di Jakarta
Sektor transportasi yang terganggu akan menghambat mobilitas dan distribusi logistik.
Di sektor keuangan, ketidakstabilan ekonomi dan transaksi menjadi ancaman. Sektor kesehatan menghadapi risiko keselamatan jiwa pasien, sedangkan teknologi informasi dapat memutus konektivitas nasional.
Sektor pangan terancam gangguan rantai pasok, dan pertahanan negara menghadapi ancaman kedaulatan.
Tantangan Perangkat Lama dan Mitigasi
Penggunaan sistem lama atau legacy system menjadi hambatan besar dalam memproteksi infrastruktur industri.
Perangkat berusia puluhan tahun ini umumnya tidak lagi mendapat pembaruan proteksi, sehingga rawan menjadi sasaran ransomware.
Menurut Edwin, mengganti seluruh perangkat lama bukan pilihan realistis bagi mayoritas organisasi. Strategi yang lebih efisien adalah mengelola risiko melalui proteksi teknis yang ketat.
>>> Huawei Berterima Kasih atas Pemblokiran Ekspor Chip AS
Langkah prioritas meliputi integrasi IT dan OT, segmentasi jaringan, penerapan multi-factor authentication (MFA), dan pemantauan berkelanjutan. Keamanan sistem kini bertransformasi menjadi agenda strategis nasional.
Update Terbaru
Model AI China Zhipu Gagalkan Serangan Agen Otonom OpenAI
Jumat / 24-07-2026, 08:43 WIB
Kenapa Perempuan Lebih Rentan Autoimun? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Jumat / 24-07-2026, 08:42 WIB
Oiwa Go Resmi Jadi Pelatih Baru Timnas Jepang
Jumat / 24-07-2026, 08:42 WIB
Harga Minyak Tembus US$100 per Barel, Indonesia Waspadai Dampaknya
Jumat / 24-07-2026, 08:39 WIB
5 Fakta Jelang Duel Jonatan vs Victor Lai di China Open
Jumat / 24-07-2026, 08:39 WIB
Samsung Galaxy Watch Ultra2 vs Galaxy Watch9: Mana Smartwatch AI Paling Layak?
Jumat / 24-07-2026, 08:39 WIB
Purbaya Buka-bukaan soal Usul Universal Banking OJK: Belum Disepakati
Jumat / 24-07-2026, 08:36 WIB
DPR Akan Bahas Isu LGBTQ dalam RUU Sisdiknas, Tak Hanya Kurikulum
Jumat / 24-07-2026, 08:36 WIB
Cara Skrining Kesehatan di BPJS Kesehatan Lewat Aplikasi Mobile JKN
Jumat / 24-07-2026, 08:36 WIB
Trump: Semua Kerusakan Kapal di Hormuz Bakal Diganti Pakai Uang Iran
Jumat / 24-07-2026, 08:36 WIB
Angelelli Automobili Ciptakan Porsche 911 Bertenaga 800 HP dengan Konfigurasi Mesin Tengah
Jumat / 24-07-2026, 08:36 WIB
Prabowonomics: Konsep Ekonomi Prabowo Subianto untuk Kemandirian dan Pertumbuhan 8 Persen
Jumat / 24-07-2026, 08:36 WIB
Sopir Alphard Terobos Bundaran HI Pamer KTA saat Mediasi dengan Satpam
Jumat / 24-07-2026, 08:35 WIB
Daftar Fitur Baru WhatsApp Juli 2026: Registrasi iPad hingga Bagikan Lagu ke Status
Jumat / 24-07-2026, 08:35 WIB







