Investor menyoroti revisi undang-undang yang memberikan parlemen kewenangan lebih besar dalam mengarahkan bank sentral.

Penunjukan anggota keluarga presiden ke posisi penting di bank sentral dan pengambilalihan ekspor komoditas oleh negara melalui Danantara menambah kekhawatiran terhadap transparansi kebijakan.

Kondisi ini menciptakan lingkaran negatif: pelemahan mata uang memicu arus keluar modal, yang kemudian memperlemah ekonomi dan memperburuk kepercayaan pasar.

Para pengelola dana global menilai tanpa perubahan arah kebijakan yang jelas, tekanan terhadap ekonomi Indonesia bisa berlanjut.

Beberapa investor mulai mengurangi eksposur terhadap aset Indonesia.

>>> Manfaat Lego: Tingkatkan Motorik dan Kognitif Anak

Namun, sebagian analis masih melihat potensi pemulihan jika pemerintah melakukan penyesuaian kebijakan untuk mengembalikan kepercayaan pasar dan memperkuat disiplin fiskal serta independensi lembaga ekonomi.