Superbank Catat Pertumbuhan Kredit 55 Persen Berkat Ekosistem Grab
PT Super Bank Indonesia Tbk. (SUPA) mencatat pertumbuhan penyaluran kredit sebesar 55 persen secara tahunan hingga April 2026.
Lonjakan ini didorong oleh integrasi ekosistem bersama platform digital Grab dan OVO, seperti dilansir dari Finansial pada Senin (8/6/2026).
>>> Kemnaker: 23.470 Buruh Kena PHK pada Januari-Mei 2026
Akselerasi bisnis berjalan seiring dengan peningkatan kepemilikan saham Grab yang kini menguasai lebih dari 50 persen saham Superbank.
Penguatan posisi investor mayoritas ini memperkokoh kolaborasi dalam memperluas jangkauan layanan keuangan digital di Indonesia.
Sinergi tersebut juga memicu peningkatan profitabilitas perusahaan dalam empat bulan pertama tahun ini.
Superbank berhasil meraih laba sebelum pajak sebesar Rp142 miliar, naik 1.529 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Dukungan Ekosistem Mitra Strategis
Presiden Direktur Superbank Tigor M. Siahaan menjelaskan bahwa dukungan dari ekosistem mitra strategis mempermudah perseroan dalam menyajikan produk finansial yang inklusif.
>>> Christian Eriksen Kolaps Lagi, Alat Pacu Jantung Selamatkan Nyawanya
"Kepercayaan Grab yang semakin besar terhadap Superbank merupakan validasi atas strategi pertumbuhan yang kami jalankan.
Dukungan dari ekosistem Grab memungkinkan kami menghadirkan layanan perbankan yang lebih relevan, mudah diakses, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat," ujar Tigor.
Manajemen berkomitmen untuk terus memacu inovasi produk finansial dan memperluas jangkauan pembiayaan digital guna meningkatkan pengalaman perbankan terintegrasi bagi jutaan nasabah.
Peningkatan investasi dari pemegang saham utama dipandang sebagai bentuk komitmen jangka panjang terhadap potensi pasar domestik.
"Bersama Superbank, kami akan terus menghadirkan inovasi dan memperkuat ekosistem yang memberikan manfaat nyata bagi Mitra Pengemudi, Mitra UMKM, pengguna, dan masyarakat luas," kata Neneng Goenadi, CEO Grab Indonesia.
>>> Mentan Dorong Percepatan Ekspor Perkebunan Saat Rupiah Melemah
Melalui kerja sama dengan OVO serta pemegang saham lain seperti Emtek, GXS Bank, dan KakaoBank, perseroan menargetkan perluasan akses pembiayaan yang aman dan bertanggung jawab untuk memperkuat inklusi keuangan nasional.
Update Terbaru
Pasar Keuangan Asia Tertekan, IHSG dan Rupiah Ikut Terpuruk
Senin / 08-06-2026, 13:24 WIB
Harga Emas Spot Turun 1 Persen ke US$ 4.287,66 per Ons Troi pada 8 Juni 2026
Senin / 08-06-2026, 13:24 WIB
Saham Big Banks Berguguran, Cetak Rekor Terendah Baru
Senin / 08-06-2026, 13:20 WIB
Bahlil Tugaskan Lemigas Impor 150 Juta Barel Minyak dari Rusia
Senin / 08-06-2026, 13:20 WIB
4 Data dan Fakta Kelolosan Timnas Indonesia U-19 ke Semifinal Piala AFF
Senin / 08-06-2026, 13:19 WIB
Polresta Yogyakarta Gelar Operasi Patuh Progo 2026 Selama Dua Pekan
Senin / 08-06-2026, 13:19 WIB
SCGC Kurangi Kepemilikan di Chandra Asri Pacific untuk Rebalancing Modal
Senin / 08-06-2026, 13:16 WIB
Meta hingga Alphabet Sepakati Ganti Rugi Dampak Media Sosial bagi Siswa
Senin / 08-06-2026, 13:16 WIB
IHSG Anjlok 2,87 Persen ke 5.434, Tertekan Geopolitik dan Domestik
Senin / 08-06-2026, 13:16 WIB
Malam 1 Suro 2026 Diperkirakan Dimulai pada 16 Juni Malam
Senin / 08-06-2026, 13:16 WIB
Cek Penerima Bansos PKH dan BPNT Juni 2026 Secara Online, Begini Caranya
Senin / 08-06-2026, 13:16 WIB
IHSG Ambles 37,42% Sepanjang 2026, Aksi Jual Asing Capai Rp72,22 Triliun
Senin / 08-06-2026, 13:16 WIB
Pemerintah Longgarkan Kuota Produksi Batu Bara untuk Dongkrak Devisa
Senin / 08-06-2026, 13:14 WIB






