BMS dan Baterai Motor Listrik Harus Diubah untuk Fast Charging
Banyak pemilik motor listrik beranggapan bahwa membeli charger aftermarket berkapasitas Ampere besar dapat mempercepat pengisian daya. Namun, anggapan itu keliru.
Fitur fast charging memerlukan modifikasi pada Battery Management System (BMS) dan unit baterai. Controller motor tidak memengaruhi proses penerimaan arus.
"Iya, dari BMS dan spesifikasi baterainya. Bukan dari controller," ujar Rifki kepada Kompas.
com.
BMS berfungsi sebagai pengawal keamanan yang melindungi sel baterai.
Jika charger mengalirkan arus melebihi batas toleransi BMS, sistem akan memutus atau membatasi pasokan energi untuk mencegah panas berlebih atau kebakaran.
"Kalau spesifikasi charger-nya besar, pasti akan di-cut oleh BMS. Jadi, percuma kalau pakai charger yang 10 Ampere, tapi di BMS-nya cuma 2,5 Ampere," kata Rifki.
>>> Cadangan Devisa Indonesia Turun Jadi US$ 144,9 Miliar per Mei 2026
Akibatnya, penggunaan charger 10 Ampere pada motor dengan BMS 2,5 Ampere tidak akan mempercepat pengisian. Arus yang mengalir tetap 2,5 Ampere.
Biaya dan Waktu Modifikasi
Pemilik yang ingin mengubah motor listrik standar agar kompatibel dengan fast charging harus mengganti paket baterai dan BMS.
Proses ini membutuhkan keahlian khusus dan harus ditangani teknisi kompeten.
Rifki menambahkan, biaya penggantian baterai bisa mencapai Rp4,5 juta, termasuk jasa. Lama pengerjaan berkisar antara lima hingga sepuluh hari.
>>> Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Terima Pelimpahan Kasus Richard Lee
Biaya tersebut bersifat fleksibel tergantung kapasitas Voltase, Ampere-hour, dan jenis sel baterai yang diinginkan. Konsultasi dengan bengkel spesialis disarankan sebelum membeli charger mahal.
Update Terbaru
DJP Blokir Rekening 36 Wajib Pajak di Papua, Tunggakan Capai Rp17 Miliar
Senin / 08-06-2026, 13:04 WIB
Pipeline IPO BEI Menyusut Jadi 12 Perusahaan
Senin / 08-06-2026, 13:04 WIB
Christian Eriksen Kolaps Saat Denmark Hadapi Ukraina, Pertandingan Dihentikan
Senin / 08-06-2026, 13:03 WIB
IHSG Merosot 2,87 Persen, Lo Kheng Hong Sebut 'Hujan Emas' di Bursa
Senin / 08-06-2026, 13:00 WIB
Prabowo Tunjuk Said Iqbal sebagai Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan
Senin / 08-06-2026, 12:59 WIB
Harga Batu Bara Newcastle Tembus Tertinggi dalam Dua Tahun
Senin / 08-06-2026, 12:59 WIB
Hari Laut Sedunia 2026: Krisis Ekologis di Perairan Indonesia Semakin Parah
Senin / 08-06-2026, 12:59 WIB
KABAR DUKA! Hilde Lynn Ditemukan Meninggal di Hotel São Paulo pada 30 Mei 2026, Polisi Selidiki Temuan Obat di Lokasi
Senin / 08-06-2026, 12:58 WIB
Konflik Timur Tengah Pangkas Proyeksi Laba Penerbangan Global 2026
Senin / 08-06-2026, 12:57 WIB
Bank BUMN Tetapkan Batas Saldo Minimum Nasabah Prioritas
Senin / 08-06-2026, 12:57 WIB
Bursa Saham Korea Selatan Anjlok, KRX Aktifkan Circuit Breaker
Senin / 08-06-2026, 12:56 WIB
Harga Emas Perhiasan di Raja Emas, Hartadinata, dan Laku Emas 8 Juni 2026 Turun
Senin / 08-06-2026, 12:56 WIB
Bojan Hodak Samai Rekor Tiga Gelar Juara Liga Indonesia Milik Stefano Cugurra
Senin / 08-06-2026, 12:56 WIB
Proyek Renovasi Camp Nou Terancam Mangkrak Akibat Krisis Anggaran
Senin / 08-06-2026, 12:54 WIB






