Berikut adalah beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan: varian dasar belum dilengkapi dengan keyboard backlit dan Touch ID; jumlah port konektivitas terbatas hanya dua USB-C dan satu jack audio; kapasitas penyimpanan SSD 256 GB terasa sempit untuk kebutuhan gaming; pengisian daya menggunakan adaptor 20W tergolong lambat (2 jam 10 menit).

MacBook Neo berhasil menjadi langkah strategis Apple dalam memperluas ekosistem macOS ke segmen pengguna yang lebih luas.

Melalui kombinasi performa kencang, baterai yang sangat awet, dan build quality papan atas di harga Rp 10.700.000, laptop ini menjadi perangkat yang sangat bernilai di kelasnya.

>>> Merdeka Gold Temukan Tambahan 445 Ribu Ons Emas di Gorontalo

Laptop ini merupakan pilihan paling menarik tahun ini bagi mahasiswa, freelancer, maupun pengguna Windows yang ingin menjajal macOS tanpa menguras tabungan.