Kebiasaan menerjang genangan air atau banjir dapat meningkatkan risiko kerusakan pada komponen kelistrikan sepeda motor listrik secara bertahap.

Paparan air yang berulang menjadi ancaman serius, terutama pada kendaraan yang sudah tidak baru lagi.

>>> Jadwal SIM Keliling Jakarta 8 Juni 2026 Tersedia di Lima Lokasi

Pemilik Bengkel Sepeda Motor Listrik DyVolt EV Shop, Adi Siswanto, menjelaskan bahwa air yang masuk ke komponen elektrikal dapat memicu korosi.

Jika tidak segera ditangani, kinerja kendaraan akan menurun.

“Motor listrik dianggap aman lewat banjir sehingga penggunanya santai saja.

Mungkin saat masih satu sampai enam bulan pertama masih oke, tetapi setelah itu komponen pelindung seperti seal bisa mulai aus sehingga air lebih mudah masuk,” kata Adi kepada Kompas.

com di Bekasi, Jawa Barat, Minggu (7/6/2026).

Komponen Paling Rawan: Dinamo

Komponen utama yang paling rawan setelah melintasi banjir adalah motor penggerak atau dinamo. Air yang tertahan di dalamnya akan memicu karat secara perlahan.

Kerusakan akibat air ini umumnya tidak muncul secara langsung, melainkan menurunkan performa kendaraan secara bertahap. Risiko kerusakan komponen internal lainnya pun meningkat.

>>> Polda Metro Jaya Gelar Operasi Patuh Jaya 2026, Targetkan Pelanggaran Berat

“Yang pertama harus diwaspadai adalah motornya atau dinamonya. Dikhawatirkan ada air di dalam yang nantinya merusak komponen tersebut,” ujarnya.

Pemilik motor listrik disarankan segera melakukan pemeriksaan kelistrikan setelah menerjang banjir atau genangan dalam. Jika korosi belum parah, penanganan cukup dengan membersihkan bagian yang kemasukan air.

“Kalau belum parah biasanya cukup dibersihkan. Tapi kalau sudah terlalu parah, biasanya harus dilakukan penggantian,” kata Adi.

Selain dinamo, pemeriksaan menyeluruh juga perlu menyasar komponen kontroler dan baterai. Hal ini untuk memastikan sistem kelistrikan tetap aman dari rembesan air.

Bagi pengguna yang memiliki kemampuan teknis, mereka dapat memeriksa kondisi motor penggerak sendiri. Namun, bagi yang awam disarankan langsung membawanya ke bengkel spesialis.

“Kalau tidak berani membongkar sendiri, langsung bawa ke bengkel kendaraan listrik untuk melakukan pengecekan motor penggeraknya,” ujarnya.

Penundaan pemeriksaan dapat memperparah tingkat kerusakan. Air yang terperangkap di dalam komponen elektrikal akan terus memicu korosi seiring waktu.

>>> Kebiasaan Buruk Pengemudi yang Merusak Baterai Mobil Hybrid dan Listrik

“Jangan sampai menunggu terlalu lama karena akibatnya bisa lebih parah,” kata Adi.