Kebiasaan buruk pemilik kendaraan dalam merawat dan mengoperasikan mobil listrik serta hybrid dapat mempercepat penurunan performa hingga memicu kerusakan fatal pada komponen baterai.

Komponen utama kendaraan listrik ini memerlukan perhatian khusus karena biaya penggantiannya tidak murah.

>>> Jadwal Samsat Keliling Jadetabek 8 Juni 2026 Tersedia di 14 Lokasi

Pemilik kendaraan sering kali abai terhadap pemeriksaan berkala karena menganggap mobil masih berfungsi normal.

Pengecekan rutin sangat mendasar untuk memeriksa kondisi sel baterai, sistem pendingin, dan memastikan seluruh komponen pendukung bekerja optimal agar potensi kerusakan dapat dideteksi lebih awal.

Akselerasi Penuh dan Dampaknya pada Baterai

Selain minimnya perawatan berkala, kebiasaan pengemudi yang sering menguji performa mobil dengan melakukan akselerasi penuh dari posisi berhenti juga memicu penurunan tegangan baterai.

Menurut Yogig Pramono, Kepala Teknisi Domo Hybrid EV, akselerasi terus-menerus dari kecepatan 0 hingga 100 km/jam menyebabkan voltase baterai turun drastis.

>>> Pemilik Motor Listrik Disarankan Lakukan Pemeriksaan Rutin Enam Bulan Sekali

Penurunan tegangan tersebut terjadi karena baterai dipaksa mengeluarkan daya besar untuk motor listrik, namun kondisi ini akan kembali stabil setelah pengemudi melepas pedal gas.

Situasi penurunan voltase ini dinilai masih dalam batas normal sepanjang beban kendaraan berkurang dan pengemudi tidak terus-menerus menginjak pedal gas secara penuh.

Kondisi berbahaya justru muncul jika pengemudi memaksakan akselerasi penuh saat kapasitas daya baterai sudah menipis hingga menyentuh angka sekitar 20 persen.

Sistem Battery Management System (BMS) akan langsung memutus aliran listrik secara otomatis untuk melindungi komponen jika ada salah satu sel baterai yang mencapai batas minimum.

>>> Mobil MPV Bekas Masih Dominasi Pasar Indonesia, Ungguli SUV

Aktivitas memacu kecepatan kendaraan dalam durasi singkat tidak akan memberikan dampak buruk yang signifikan terhadap kesehatan jangka panjang baterai.