Nilai properti di Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, mengalami lonjakan signifikan. Kawasan ini kini mencatatkan harga tanah tertinggi di wilayah tersebut.

Data Rumah123 mencatat median harga tanah di Colomadu menembus Rp 3,83 juta per meter persegi pada akhir Mei 2026.

>>> Pipeline IPO BEI Menyusut Jadi 12 Perusahaan per Awal Juni 2026

Angka ini naik dari sebelumnya Rp 3,58 juta per meter persegi.

Harga tersebut setara dengan kawasan suburban Jabodetabek seperti Sawangan di Depok dan Gunung Putri di Bogor. Posisi strategis Colomadu disebut menjadi pendorong utama kenaikan ini.

Colomadu Setara dengan Suburban Jabodetabek

Head of Research Rumah123, Marisa Jaya, mengatakan angka ini menempatkan Colomadu sebagai kawasan dengan harga tanah tertinggi di Kabupaten Karanganyar.

Ia menambahkan bahwa Colomadu kini sangat setara dengan kawasan suburban Jabodetabek kelas menengah.

Kondisi geografis dan aksesibilitas yang terus berkembang memungkinkan Colomadu berperan sebagai penyangga kota besar. Hal ini berdampak langsung pada klasifikasi wilayah dalam peta properti nasional.

Selain tanah, harga rumah di kawasan ini ikut terkerek naik hingga miliaran rupiah.

Sekitar 42 persen pasokan rumah di Colomadu berada di rentang Rp 500 juta hingga Rp 1 miliar, dan 31 persen di rentang Rp 1-2 miliar.

Riset internal menunjukkan akumulasi penawaran hunian didominasi kelas menengah ke atas.

>>> Timnas U19 Indonesia Tekuk Vietnam 2-1 di Piala AFF U19 2026

Hampir 75 persen penawaran hunian berada di rentang Rp 500 juta hingga Rp 2 miliar, dengan hunian di atas Rp 1 miliar berkontribusi 48 persen dari total suplai.

Colomadu menjadi penyumbang pasokan rumah terbesar di Kabupaten Karanganyar dengan porsi 56 persen.