Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan penurunan jumlah perusahaan dalam pipeline initial public offering (IPO) menjadi 12 perusahaan per Jumat, 5 Juni 2026.

Angka ini menurun dibandingkan catatan per 22 Mei 2026 yang mencapai 15 perusahaan. Pengurangan tersebut dipengaruhi oleh sejumlah faktor administratif.

>>> Timnas U19 Indonesia Tekuk Vietnam 2-1 di Piala AFF U19 2026

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, menjelaskan bahwa beberapa calon emiten masih melakukan revisi laporan keuangan menggunakan data terbaru.

Ada pula yang masih melengkapi dokumen, dan sebagian lainnya belum mendapatkan persetujuan.

Komposisi Calon Emiten

Dari total 12 perusahaan dalam pipeline, empat di antaranya merupakan korporasi dengan aset skala menengah antara Rp 50 miliar hingga Rp 250 miliar.

Delapan perusahaan lainnya masuk kategori aset skala besar dengan nilai di atas Rp 250 miliar.

>>> Pasar Mobil Bekas Didominasi MPV karena Faktor Fungsional

Berdasarkan sektor, calon emiten didominasi oleh sektor siklikal konsumen dan kesehatan, masing-masing tiga perusahaan.

Sektor non-siklikal konsumen dan infrastruktur menyumbang dua perusahaan, sementara sektor keuangan dan teknologi masing-masing satu perusahaan.

Hingga 5 Juni 2026, BEI mencatat baru satu perusahaan yang resmi melantai di bursa, yaitu PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA).

>>> Prabowo Lantik Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan

Perusahaan tersebut berhasil menghimpun dana publik sekitar Rp 300 miliar.