Hamilton Berharap pada Cuaca

Di sisi lain, Lewis Hamilton berharap faktor cuaca dapat membantunya memperbaiki posisi pada balapan hari Minggu karena jalur sirkuit Monte Carlo yang sangat sempit.

"Maksud saya, Anda tahu bagaimana balapan ini berlangsung," kata Lewis Hamilton kepada crash. net.

Hamilton menilai peluang untuk melakukan aksi penyalipan di sirkuit jalan raya ini akan sangat terbatas dalam kondisi normal.

"Ini sangat, sangat sulit," ujarnya.

Oleh karena itu, Hamilton mengincar momentum start yang optimal demi langsung menekan barisan depan sejak awal balapan.

"Saya rasa tidak akan ada peluang menyalip. Saya harap kita bisa mendapatkan start yang sangat bagus, mungkin memberikan tekanan pada dua pembalap di depan.

>>> Veda Ega Pratama Lolos Langsung ke Q2 Moto3 Prancis

Dan kita mungkin membutuhkan hujan," kata Hamilton.

Hamilton menyadari bahwa menaklukkan duo pebalap di depannya memerlukan kerja keras yang luar biasa sepanjang balapan.

"But tidak ada yang mustahil. Kita bisa memberikan tekanan, tapi akan sangat sulit untuk mengalahkan kedua pembalap ini.

Kita punya dua pembalap hebat yang mengendarai mobil cepat dan sangat cepat sepanjang akhir pekan," ujarnya.

Juara dunia tujuh kali tersebut juga mengkritik karakteristik balapan di Monako yang kerap berjalan monoton bagi para penonton.

"Sayang sekali balapan ini umumnya seperti parade, dalam artian kita seringkali hanya saling mengikuti," kata Hamilton.

Masalah teknis berupa suhu tinggi pada komponen jet darat akibat tata letak trek memperparah kendala yang dihadapi para pembalap.

"Mobil selalu terlalu panas, rem selalu terlalu panas, hanya karena kondisi treknya, dan kita hanya punya satu pit stop karena ban sangat keras dan seringkali sangat cepat aus," jelasnya.