Red Bull Racing telah memilih insinyur asal Inggris, Tom Hart, untuk menggantikan Gianpiero Lambiase sebagai race engineer Max Verstappen di Formula 1.

Keputusan ini membatalkan rencana Hart untuk pindah ke tim rival Williams.

>>> Xbox Luncurkan Program Kompatibilitas Mundur di PC, Dimulai dengan Empat Game Lawas

Hart saat ini menjabat sebagai performance engineer di Milton Keynes. Ia sebelumnya menerima tawaran menjadi race engineer Alexander Albon di Williams.

Namun, prinsipal tim Red Bull, Laurent Mekies, turun tangan untuk menghentikan transfer tersebut, menurut laporan ESPN dan De Telegraaf.

Perubahan ini terjadi saat Lambiase bersiap bergabung dengan McLaren sebagai chief racing officer pada 2028.

Hart diperkirakan akan mengambil alih tugas penuh pada awal 2027, sementara ia akan menjadi deputi di beberapa balapan musim ini.

Mekies Bicara Retensi Staf

Mekies angkat bicara mengenai retensi staf kunci setelah akhir pekan Grand Prix Belgia.

"Jika saya melihat nama-nama yang beredar dalam beberapa bulan terakhir, sebagian besar masih di garasi," ujar Mekies.

>>> Bethesda Batal Rilis Game PvP Shooter yang Belum Diumumkan

"Beberapa tidak pernah ingin pergi, beberapa berubah pikiran dan tetap bersama kami," tambahnya.

Mekies juga menjelaskan filosofi rekrutmen tim yang mengutamakan promosi internal.

"Kami akan selalu berusaha mempromosikan dari dalam jika memungkinkan. Kami telah menciptakan banyak talenta dalam beberapa tahun terakhir," katanya.

Ia menegaskan bahwa prioritas tertinggi tim adalah mempertahankan talenta yang ada.

Selain promosi Hart, Red Bull juga merekrut penasihat pengembangan pembalap Mercedes, Gwen Lagrue, untuk memimpin program junior setelah kepergian Helmut Marko.

>>> Cara Menuju Arrakeen di Dune Awakening

Sementara itu, chief engineer Paul Monaghan masih dikaitkan dengan kepindahan ke Cadillac.