Garam dapur terdiri dari 40% natrium dan 60% klorida.

Konsumsi natrium berlebih dapat meningkatkan tekanan darah dan memicu berbagai masalah kesehatan seperti penyakit kardiovaskular dan gagal ginjal.

>>> Serikat Pekerja Kecam Perlakuan Bethesda terhadap Karyawan Montreal yang Di-PHK

Namun, sebuah studi yang diterbitkan di JAMA Network pada 2023 menunjukkan bahwa mengurangi asupan garam secara drastis selama satu minggu saja sudah memberikan efek positif pada tekanan darah.

Hasil Studi: Penurunan Tekanan Darah Signifikan

Penelitian tersebut melibatkan lansia Amerika yang menjalani diet rendah natrium, hanya mengonsumsi 500 mg natrium per hari.

Sebagai perbandingan, rata-rata orang Amerika mengonsumsi sekitar 3.500 mg natrium per hari.

Dibandingkan dengan diet biasa, diet rendah garam tanpa tambahan garam dapur menyebabkan penurunan tekanan darah hingga enam poin.

Penurunan ini setara dengan efek obat hipertensi.

>>> Anime Chainsmoker Cat Umumkan Pengisi Suara Baru untuk Episode 4

Hasilnya konsisten pada semua partisipan, termasuk mereka yang memiliki tekanan darah normal, hipertensi tanpa pengobatan, maupun yang sudah minum obat hipertensi.

Kesimpulannya, tekanan darah dapat diturunkan hanya dalam satu minggu dengan mengurangi konsumsi garam.

Cara Mengurangi Asupan Natrium

Jika Anda menjalani diet rendah garam, tekanan darah akan cepat naik kembali begitu Anda kembali mengonsumsi garam.

Mengurangi asupan natrium memang tidak mudah karena selain garam dapur, makanan olahan seperti daging olahan, roti, dan makanan beku juga mengandung natrium tinggi.

Untuk mengurangi asupan, pilihlah makanan utuh seperti buah dan sayur segar, biji-bijian utuh, dan daging tanpa lemak. Anda juga bisa mengganti garam dengan alternatif bebas natrium.

>>> Sony Luncurkan Kamera Sinema FX5 dengan Persyaratan Kartu VPG400

Selain itu, perubahan gaya hidup seperti berhenti minum alkohol dan merokok serta berolahraga rutin juga membantu menjaga tekanan darah tetap sehat.