Raph Koster, desainer utama di balik MMO pionir Ultima Online, menyatakan bahwa genre ini akhirnya terbebas dari bayang-bayang World of Warcraft.

Dalam wawancara dengan 80LV, Koster yang juga terlibat dalam EverQuest, Star Wars: Galaxies, dan sekuelnya, mengatakan ia kembali ke genre MMO setelah beberapa dekade.

>>> Kurangi Garam Seminggu, Tekanan Darah Langsung Turun

Alasannya, MMO tidak lagi harus mengejar ketertinggalan dari World of Warcraft. Sejak Blizzard mendominasi pada 2004, banyak pengembang berlomba menciptakan 'pembunuh WoW'—sebuah upaya yang menurut Koster sia-sia.

Koster kembali menggarap MMO lewat proyek terbarunya, Stars Reach. Ia merasa terdorong oleh kenyataan bahwa "MMO akhirnya bebas dari mimpi demam meniru World of Warcraft."

Hal ini sebagian disebabkan oleh "maraknya gameplay sandbox di berbagai genre sekaligus."

Koster menyebut opsi multipemain yang lebih luas dari game seperti Minecraft, Animal Crossing, Stardew Valley, Valheim, dan No Man's Sky.

>>> Serikat Pekerja Kecam Perlakuan Bethesda terhadap Karyawan Montreal yang Di-PHK

"Jelas ada minat dan permintaan untuk lebih dari sekadar membunuh orc berulang kali," ujarnya.

Fortnite dan Roblox juga menjadi contoh kunci, menunjukkan bahwa keinginan untuk sekadar menghabiskan waktu bersama sama pentingnya dengan memiliki tujuan khusus.

Munculnya game 'friendslop' seperti Peak juga menjadi bukti, meski bukan sandbox multipemain masif.

Bagi Koster, "hal unik" yang ditawarkan MMO adalah dunia persisten dan jumlah pemain yang besar. Sebagian besar game yang disebutkan menawarkan persistensi itu, meski dengan populasi lebih kecil.

>>> Anime Chainsmoker Cat Umumkan Pengisi Suara Baru untuk Episode 4

Popularitas mereka membuat Koster berpikir "waktunya tepat" untuk kembali ke genre ini.