Sang pebalap juga menyoroti karakteristik mobil spesifikasi musim 2026 yang dinilai lebih sulit dikendalikan di trek jalan raya Monte Carlo.

"Overall, of course, I’m very happy with how Qualifying went, how all the laps went, even though I had to deal with all the traffic and the walls," kata Verstappen.

Menurut Verstappen, pengantaran daya, kemampuan kendali, dan perpindahan gigi pada mobil generasi baru ini sangat berbeda dibandingkan musim-musim sebelumnya.

Hal tersebut membuat kendali mobil menjadi lebih sensitif saat dipacu dalam kecepatan maksimal.

"They are more on edge than the last few years, and also with the power that kicks in, driveability and shifts are all a bit different," jelasnya.

Verstappen menambahkan bahwa menaklukkan mobil kualifikasi dengan putaran yang bersih memberikan kepuasan tersendiri bagi pebalap.

Menatap balapan pada hari Minggu, ia memprediksi momentum lepas start menuju tikungan pertama akan menjadi momen yang sangat krusial.

"Once you get on top of it and get a clean lap out of it, especially in Qualifying you’re flat-out and on the limit, it’s very rewarding when it goes well," ucapnya.

Tantangan besar juga datang dari para kompetitor di belakangnya, mengingat performa start mobil Ferrari dinilai cukup kuat sepanjang musim ini.

Prosedur start dengan mobil spesifikasi terbaru ini diakui memiliki kompleksitas yang tinggi.

"Let’s see in the start – these cars are quite complicated to start," tambah Verstappen.

Verstappen juga mewaspadai dua mobil di belakangnya yang dikenal memiliki momentum lepas landas sangat baik.

"I have two cars behind me that start quite well, but we’ll see. This was a good day, and I definitely enjoyed it in Qualifying," pungkasnya.