"Kualifikasi tidak sepenuhnya mudah di awal. Mobil terasa sedikit di tepi, tetapi seiring sesi berjalan, semuanya mulai menyatu.

Kami melakukan penyesuaian yang tepat, dan saya merasa lebih nyaman saat memasuki Q3. Itu memberi saya kepercayaan diri untuk benar-benar mendorong saat penting," ujarnya.

Ketegangan memuncak di fase akhir Q3 ketika Antonelli harus berhadapan langsung dengan catatan waktu Verstappen yang terus menempel ketat di setiap sektor sirkuit sepanjang dua mil tersebut.

"Segmen akhir sesi itu sangat menegangkan dan Anda tidak pernah tahu apa yang diharapkan.

Menemukan sepersepuluh detik terakhir tidak pernah mudah, terutama dengan Max (Verstappen) yang begitu dekat sepanjang jalan.

Ini benar-benar soal menyempurnakan lap di momen yang tepat dan saya sangat senang kami bisa melakukannya," tutur Antonelli.

Meski mengamankan posisi start terdepan, ia menyadari tantangan sesungguhnya ada pada balapan hari Minggu. Karakteristik sirkuit Monako yang sempit membuat overtaking sangat sulit.

"Berada di pole di sini sangat berarti, tetapi pada saat yang sama, ini hanya langkah pertama.

Saya tahu siapa yang ada di sekitar saya di grid, dan saya yakin mereka akan memberikan tekanan sejak awal.

Fokus sekarang adalah mendapatkan start yang kuat dan mengelola balapan dari sana.

Kami telah menunjukkan kecepatan yang baik sepanjang akhir pekan, yang memberi saya kepercayaan diri, tetapi Monako selalu tidak terduga.

Saya akan mencoba tetap tenang, memanfaatkan kesempatan, dan melihat apa yang bisa kami capai besok," ucap Antonelli.

Pujian Verstappen untuk Antonelli

Sementara itu, Verstappen memberikan pujian tinggi kepada Antonelli. Ia menilai pembalap muda itu mampu langsung tampil cepat sejak naik ke kelas utama Formula 1.