Sentimen Negatif Investor terhadap Kebijakan Pemerintah Perlu Dibenahi
Kepala Ekonom Maybank Indonesia Juniman menekankan pentingnya memperbaiki sentimen negatif investor terhadap kebijakan pemerintah.
Menurutnya, tanpa perbaikan tersebut, langkah menaikkan yield surat berharga tidak akan efektif menarik arus modal.
>>> Pasar Kripto Memasuki Fase Seleksi Alam, Ribuan Proyek Mulai Hilang
"Yang paling krusial justru dari sentimen negatif terhadap kebijakan pemerintah. Ini yang harus dikendalikan dulu.
Kalau yang itu tidak dibenahi, berapa pun yield dinaikkan, inflow tidak akan masuk," ujar Juniman kepada Kontan, Minggu (7/6/2026).
Ia mencontohkan pengalaman Turki beberapa tahun lalu ketika bank sentral menaikkan suku bunga secara agresif untuk menahan pelemahan mata uang.
Namun, langkah tersebut gagal menarik arus modal karena kepercayaan investor terhadap pemerintah sedang merosot.
Kenaikan Yield dan BI Rate Jadi Langkah Berikutnya
Setelah faktor kepercayaan investor diperbaiki, langkah berikutnya adalah meningkatkan attractiveness investasi di Indonesia melalui kenaikan yield SBN, SRBI, maupun BI Rate.
Saat ini, yield obligasi pemerintah tenor 10 tahun berada di kisaran 6,87%, nyaris setara dengan asumsi yield dalam APBN sebesar 6,9%.
Juniman memperkirakan investor akan meminta kompensasi risiko yang lebih tinggi dalam kondisi ketidakpastian saat ini. "Kalau hitung-hitungan kasar kami, paling tidak yield dikerek ke kisaran 7%-7,5%.
Tanpa itu mungkin tidak ada oportunitas untuk masuk ke pasar kita, apalagi ditambah sentimen negatif yang ada," katanya.
Ia menilai, apabila pemerintah dan BI ingin mendorong yield ke level tersebut, maka konsekuensinya BI Rate juga harus dinaikkan secara signifikan.
"Kalau mau membuat instrumen kita atraktif, BI Rate harus naik ke level 6%. Harus tinggi.
Karena sekarang obligasi tenor satu tahun sudah di atas 7,2%, sementara BI Rate masih 5,25%, jaraknya terlalu jauh," ujarnya.
Update Terbaru
Timnas Indonesia U-19 Kunci Tiket Semifinal Lawan Vietnam Malam Ini
Minggu / 07-06-2026, 21:16 WIB
Timnas Indonesia Genjot Latihan Intensif Jelang Laga Kontra Mozambik
Minggu / 07-06-2026, 21:16 WIB
Haldy Sabri Dampingi Irish Bella Jadi Pembicara di Jakarta
Minggu / 07-06-2026, 21:16 WIB
Ivar Jenner Fokus Taktik Sendiri Hadapi Mozambik
Minggu / 07-06-2026, 21:14 WIB
Mengenal Sistem Penanggalan Hijriah dan Makna Sejarah di Balik Nama Bulannya
Minggu / 07-06-2026, 21:13 WIB
Kementerian ESDM Tetapkan ICP Mei 2026 Turun Menjadi US$ 106,56
Minggu / 07-06-2026, 21:13 WIB
Timnas Indonesia Latihan Intensif Tanpa Justin Hubner Jelang Lawan Mozambik
Minggu / 07-06-2026, 21:13 WIB
CFA Pertimbangkan Boikot Piala ASEAN FIFA 2026 demi Fokus Piala Asia
Minggu / 07-06-2026, 21:13 WIB
Timnas Indonesia Latihan Intensif Jelang Hadapi Mozambik, Justin Hubner Cedera
Minggu / 07-06-2026, 21:12 WIB
Timnas Indonesia Fokus Pemulihan Fisik Jelang Uji Coba Lawan Mozambik
Minggu / 07-06-2026, 21:12 WIB
Pakar Ungkap Penyebab Kecemasan Akhir Pekan Menjelang Awal Kerja
Minggu / 07-06-2026, 21:12 WIB
AS Alihkan Aset Iran ke Negara Teluk untuk Biaya Perbaikan Serangan Drone
Minggu / 07-06-2026, 21:09 WIB
FEIHE dan MAKUKU Luncurkan Susu Formula Super Premium AceKid Berbahan Susu Segar
Minggu / 07-06-2026, 21:09 WIB
Pedro Acosta Gagal Pertahankan Posisi Terdepan di MotoGP Hungaria 2026
Minggu / 07-06-2026, 21:08 WIB






