Pernikahan dalam Islam merupakan perjanjian kuat yang berlandaskan kasih sayang, ketenteraman, dan saling menghormati. Suami istri memiliki hak serta kewajiban untuk mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah.

Ketidakbahagiaan istri dalam rumah tangga dapat diatasi dengan solusi yang telah diatur dalam ajaran Islam.

>>> Enam Barang Sederhana di Rumah yang Menunjukkan Karakter Orang Tua Baik

Ustaz Hilman Fauzi menjelaskan bahwa kunci utama ketika seorang istri menghadapi ketidakbahagiaan adalah komunikasi.

"Di rumah tangga itu, kebaikan pasangan jadi ujian syukur, keburukan pasangan jadi ujian sabar. Kalau Bundanya masih bisa bertahan dengan segala yang terjadi ini, ya silakan.

Tapi pertanyaannya ada perubahan enggak dalam sosok suami, dalam diri suami dengan segala yang terjadi ini," ujar Ustaz Hilman.

Ustaz Hilman menilai istri perlu membicarakan arah rumah tangga bersama suami. Istri juga diperbolehkan meminta bantuan pihak ketiga untuk menengahi persoalan rumah tangga jika memang diperlukan.

"Apakah orang tua, apakah butuh wali di situ, apakah butuh guru di situ, sampaikan. Jangan dipendam sendiri," tuturnya.

"Komunikasi itu adalah kunci di rumah tangga.

Kalau di rumah tangga sudah tidak bisa menemukan komunikasi yang baik, ya bagaimana bisa untuk mendapatkan kebaikan di dalamnya."

Adab Suami untuk Kebahagiaan Istri

Kebahagiaan istri juga dipengaruhi oleh sikap suami.

Holilur Rohman dalam buku Rumah Tangga Surgawi menjelaskan Al-Qur'an dan hadits mengajarkan adab yang bisa membentuk sosok suami baik agar istri merasa bahagia.

Langkah pertama adalah memperlakukan istri dengan baik.

Suami diharapkan memiliki tabiat dan perilaku terpuji karena telah berkomitmen membahagiakan istri di hadapan Allah SWT dan keluarga.

>>> 75 Nama Bayi Laki-Laki Lahir Muharram 3 Kata dan Artinya