Aroma cabai dan minyak panas kini menjadi penanda babak baru kehidupan Timotius Firman.

Pria yang pernah menjadi personel band Saint Loco (Senkoko) pada era 2000-an ini kini menekuni dunia kuliner.

>>> Timnas Indonesia U-19 Wajib Tekuk Vietnam demi Tiket Semifinal

Di samping tugasnya sebagai pastor, ia giat mengembangkan produk sambal bernama Sambal Babon.

Berawal dari Masa Rehabilitasi

Langkah Timotius di industri makanan dimulai dari titik balik pada 2019.

Saat itu ia menjalani rehabilitasi di RSKO Cibubur.

>>> PPIH Arab Saudi Berangkatkan 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua ke Madinah

Di tengah pemulihan, kejenuhan membuatnya bereksperimen dengan resep sederhana di dapur umum.

Ia terpikat oleh ayam geprek dengan sambal bawang dan minyak panas, lalu memodifikasinya sesuai selera.

>>> Veda Ega Pratama Finis Posisi 16 di Moto3 Hungaria 2026 Akibat Penalti

Kini, Sambal Babon menjadi bukti bahwa masa lalu tidak menghalangi kesuksesan.