Timnas Indonesia di bawah asuhan John Herdman mulai menunjukkan kemampuan dalam memanfaatkan situasi bola mati atau set piece.

Kinerja lini pertahanan dan penyerangan dalam skema tersebut menuai hasil positif.

>>> Cara Cek Bansos PKH Juni 2026 Lewat HP dan Besaran Dananya

Kehadiran pemain berpostur tinggi seperti Elkan Baggott, Kevin Diks, Rizky Ridho, dan Justin Hubner menjadi modal besar bagi skuad Garuda.

Saat mengalahkan Oman pada Jumat (5/6/2026), Indonesia memecah kebuntuan lewat eksekusi tendangan bebas Nathan Tjoe-A-On yang disambar sundulan Justin Hubner.

Efektivitas ini mengulang kesuksesan Maret lalu saat tim asuhan Herdman mengalahkan Saint Kitts and Nevis melalui gol yang berawal dari sepak pojok.

Atas capaian ini, John Herdman memberikan apresiasi khusus kepada Andrej Kostolansky selaku pelatih set piece sekaligus pelatih kiper Emil Audero dan Maarten Paes.

Kondisi ini berbanding terbalik saat Indonesia takluk 0-1 dari Bulgaria pada turnamen FIFA Series 2026 Maret silam, di mana Herdman sempat kecewa karena tim gagal memanfaatkan peluang bola mati.

"Bola mati defensif, bola mati menyerang, kami kecewa setelah pertandingan melawan Bulgaria," ucap Herdman.

"Bagaimana kami mendapat tujuh tendangan sudut dan tidak ada kontak pertama pada tendangan sudut tersebut," sebutnya.

Andrej Kostolansky yang menjabat asisten pelatih memiliki tanggung jawab spesifik dalam merancang skema tendangan bebas maupun sepak pojok.

Melalui sesi latihan intensif selama pemusatan latihan belakangan ini, kelemahan pada laga-laga sebelumnya berhasil dibenahi dengan baik sebelum menghadapi Oman.

"Spesialis bola mati kami, Andrej (Kostolansky), telah bekerja dengan para pemain secara intensif. Jadi, selamat kepadanya," ucap Herdman.

>>> Rupiah Berisiko Tembus Rp 19.000 per Dolar AS Akhir Juni 2026