Bukan Salmon, Ikan Sidat Asal RI Punya Omega-3 Tertinggi di Dunia
Ikan sidat yang banyak ditemukan di perairan Indonesia ternyata menyimpan kandungan gizi yang sangat tinggi.
Bahkan, ikan ini disebut memiliki kadar asam lemak Omega-3 tertinggi di dunia, mengungguli salmon yang selama ini dikenal sebagai salah satu sumber Omega-3 terbaik.
>>> Link DANA Kaget 7 Juni 2026: Klaim Saldo Gratis Sebelum Kuota Habis
Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Limnologi dan Sumber Daya Air BRIN, Gadis Sri Haryani, mengungkapkan bahwa hasil penelitian menunjukkan sidat memiliki nilai gizi yang lebih tinggi dibandingkan sejumlah jenis ikan populer lainnya.
"Selama ini, kita selalu mengira salmon yang paling tinggi, ternyata sidat justru memiliki nilai gizi tertinggi," kata Gadis, dikutip dari laman resmi BRIN, Minggu (7/6/2026).
Kandungan Gizi dan Manfaat Kesehatan
Selain kaya Omega-3, ikan sidat juga mengandung berbagai nutrisi penting lainnya seperti vitamin A, vitamin B kompleks, zat besi, protein, fosfor, dan kalori.
Kandungan tersebut membuat sidat berpotensi menjadi salah satu sumber pangan bergizi yang bernilai tinggi.
Omega-3 dalam sidat terdiri dari DHA dan EPA. DHA berperan penting dalam perkembangan serta fungsi otak, sementara EPA membantu mengurangi peradangan dan menjaga kesehatan jantung.
>>> Timnas U19 Indonesia Incar Tiket Semifinal Piala AFF U19 2026 Kontra Vietnam
Tak hanya unggul dari sisi nutrisi, sidat juga memiliki nilai ekonomi yang besar bagi sektor perikanan Indonesia.
Namun demikian, Gadis mengingatkan pentingnya pengelolaan berbasis sains dan berkelanjutan agar pemanfaatan sumber daya ini tidak berujung pada eksploitasi berlebihan yang dapat mengancam populasinya di masa depan.
Keunikan sidat juga terlihat dari siklus hidupnya yang bersifat katadromus, yakni menghabiskan sebagian besar hidupnya di perairan tawar sebelum bermigrasi ke laut untuk berkembang biak.
"Katadromus artinya dia ketika telur dan menetas di laut menjadi leptocephalus atau larva belut yang unik, memiliki bentuk pipih, transparan, dan seperti daun serta tidak punya kemampuan berenang," jelas Gadis.
Ia menambahkan, selama proses migrasi dari laut dalam menuju estuari atau wilayah muara sungai, larva tersebut akan mengalami perubahan bentuk menjadi sidat kaca (glass eel).
>>> Timnas Indonesia U-19 Wajib Kalahkan Vietnam untuk Lolos Semifinal Piala AFF
"Kemudian selama perjalanan dari perairan laut dalam ke estuari atau badan air semi tertutup yang berada di muara sungai, di mana air tawar dari sungai bercampur dengan air laut, dia berubah menjadi sidat kaca atau glass eel," ujarnya.
Update Terbaru
Veda Ega Pratama Turun ke Posisi Keenam Klasemen Moto3 2026
Minggu / 07-06-2026, 17:28 WIB
Maximo Quiles Juara Moto3 Hungaria 2026, Veda Ega Gagal Raih Poin
Minggu / 07-06-2026, 17:28 WIB
Vietnam Diuntungkan Jelang Hadapi Indonesia di Piala AFF U19 2026
Minggu / 07-06-2026, 17:28 WIB
Prabowo Berkomitmen Perkuat BPKP, KPK, dan Kejaksaan Agung
Minggu / 07-06-2026, 17:28 WIB
Maximo Quiles Menangi Moto3 Hungaria Usai Insiden Lap Terakhir
Minggu / 07-06-2026, 17:23 WIB
Marc Marquez Berpeluang Besar Menang di MotoGP Hungaria 2026
Minggu / 07-06-2026, 17:23 WIB
Piala Dunia 2026 Diprediksi Sepi Penonton, Visa Jadi Kendala Utama
Minggu / 07-06-2026, 17:20 WIB
Maximo Quiles Juara Moto3 Hongaria 2026, Veda Ega Finis ke-16
Minggu / 07-06-2026, 17:20 WIB
Victor Lai Kalahkan Jonatan Christie di Final Indonesia Open 2026
Minggu / 07-06-2026, 17:17 WIB
Maximo Quiles Juara Moto3 Hongaria 2026, Veda Ega ke-16
Minggu / 07-06-2026, 17:17 WIB
Veda Ega Pratama Finis ke-16 Moto3 Hungaria Usai Kena Penalti
Minggu / 07-06-2026, 17:16 WIB
Rahang Kecil Bikin Gigi Anak Tampak Besar? Ini Stimulasinya
Minggu / 07-06-2026, 17:16 WIB
Christiansen/Boje Juara Indonesia Open 2026, Sapu Bersih Tiga Gelar Tur Asia
Minggu / 07-06-2026, 17:16 WIB
Eks Personel St. Loco Sukses Racik Sambal Babon Usai Rehabilitasi
Minggu / 07-06-2026, 17:13 WIB






