BYD Siap Produksi Massal Robot Humanoid, Ikuti Langkah Chery
Produsen otomotif asal China, BYD, tengah bersiap mengembangkan dan memasarkan robot humanoid secara massal dalam waktu dekat.
Langkah ekspansi teknologi ini diambil untuk mengikuti jejak pabrikan kendaraan asal negara yang sama, Chery, seperti dilansir dari Detik Oto.
>>> Kinerja Keuangan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk Tetap Solid di Tengah Pelemahan Daya Beli
Pengembangan robot manusia tersebut dikonfirmasi masih berjalan sampai saat ini.
Faktor penentu daya saing industri ini terletak pada kemampuan manufaktur, perangkat lunak, serta perangkat keras perusahaan.
Kesamaan Teknologi dengan Mobil Pintar
Sistem kecerdasan buatan (AI) pada kendaraan modern diklaim memiliki banyak kesamaan karakteristik dengan teknologi robot manusia.
Mobil pintar dan robot humanoid sama-sama bertumpu pada sistem persepsi, pengambilan keputusan, kontrol gerak, serta integrasi perangkat keras dan lunak.
Sektor otomotif juga sudah biasa menggunakan teknologi pendukung robot seperti sensor, aktuator elektrik, baterai, platform komputasi, hingga model AI.
>>> Erick Thohir Pastikan Proses Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker Berjalan
Pengalaman produksi massal, pengelolaan rantai pasok, dan standar keselamatan yang tinggi menjadi modal penting bagi produsen mobil.
Jaringan dealer yang sudah dimiliki BYD saat ini berpotensi dimanfaatkan untuk memasarkan produk robotika tersebut jika nantinya telah digunakan secara luas di lingkungan rumah tangga.
Skema platform terbuka juga dipertimbangkan untuk membuka peluang kerja sama dengan perusahaan robotika lain.
Strategi bisnis ini menyerupai langkah BYD di industri otomotif yang mengembangkan teknologi inti secara mandiri sembari tetap merangkul pemasok serta mitra eksternal.
Kendati demikian, detail mengenai jadwal peluncuran, spesifikasi teknis, nilai investasi, maupun target produksi belum diungkapkan.
>>> Timnas Brasil Tekuk Mesir 2-1 dalam Laga Uji Coba
Langkah BYD ini memperpanjang daftar produsen mobil China yang masuk ke sektor robotika setelah Chery Group lebih dulu menjual robot humanoid secara online pada April lalu.
Update Terbaru
Eks Jampidsus Febrie Mangkir Pemeriksaan, Kejagung Akan Panggil Ulang
Kamis / 23-07-2026, 09:41 WIB
Harga Emas Antam Naik Rp5.000, Kini Rp2.640.000 per Gram
Kamis / 23-07-2026, 09:41 WIB
Purbaya: Penerimaan Bea Cukai Bisa Lebih Tinggi Jika Ada Bea Keluar Batu Bara
Kamis / 23-07-2026, 09:38 WIB
Roy Suryo Soroti Pertemuan Jokowi dengan 15 Teman Kuliah Jelang Sidang
Kamis / 23-07-2026, 09:38 WIB
5 Zodiak Paling Sering Ketagihan Balikan Sama Mantan
Kamis / 23-07-2026, 09:37 WIB
Film Live-Action High School Family: Kokosei Kazoku Umumkan 12 Pemeran Tambahan
Kamis / 23-07-2026, 09:31 WIB
Jack Whitehall Bawakan Acara Kompetisi Selebriti 'Nation's Dumbest'
Kamis / 23-07-2026, 09:29 WIB
Lexie Hull Kembangkan Bisnis Kosmetik dan Siap Menikah
Kamis / 23-07-2026, 09:29 WIB
Pengadilan Maryland Keluarkan Perintah Perlindungan untuk Chef TV Eric Adjepong
Kamis / 23-07-2026, 09:28 WIB
LA Galaxy Hadapi St. Louis City SC dalam Laga Krusial Wilayah Barat
Kamis / 23-07-2026, 09:28 WIB
Kisah Ajaib Vozinha di Piala Dunia 2026 Berakhir Manis dengan Masuk Best 11 FIFA
Kamis / 23-07-2026, 09:28 WIB
Iran Pamer Sistem Pertahanan Udara Baru di Tengah Perang dengan AS
Kamis / 23-07-2026, 09:28 WIB
30 Ucapan Hari Anak Nasional 2026 Penuh Doa dan Inspirasi
Kamis / 23-07-2026, 09:28 WIB
Gempa Magnitudo 2,7 Guncang San Leandro, California
Kamis / 23-07-2026, 09:26 WIB







