Menurutnya, handphone memungkinkan seseorang berkomunikasi dengan siapa saja sehingga diduga ada kekhawatiran informasi keluar dari lingkungan rumah tersebut.

"Dengan handphone kan kita bisa komunikasi ke manapun. Seseorang yang ada takut, tentu ada sesuatu yang disimpan," katanya.

Basuki juga mengklaim bahwa tidak hanya Nur yang identitasnya ditahan. "Perlu saya sampaikan bahwa KTP ini rupanya yang kerja di sana semuanya KTP-nya itu ditahan.

Awalnya oleh sekuriti," kata Basuki.

Ia menambahkan, setelah muncul laporan dari asisten sebelumnya, Herawati, dokumen milik Nur disebut tetap ditahan dengan alasan akan digunakan sebagai bahan laporan ke polisi.

Bahkan suami Nur sempat diancam saat mendatangi kediaman Erin.

"Termasuk suaminya pun yang datang ke sana kemarin diancam-ancam. Kamu akan dilaporkan polisi, tindakan kamu dan lain sebagainya.

>>> AHM Mataram Protes Promosi Vulgar Hotel Melati di TikTok

Nah inilah yang membuat klien saya menjadi tertekan," kata Basuki.