Nur, mantan asisten rumah tangga yang pernah bekerja di rumah Erin Taulany, masih belum bersedia bertemu dengan mantan majikannya.

Kuasa hukum Nur, Basuki, mengatakan kliennya saat ini masih mengalami tekanan psikologis akibat peristiwa yang dialaminya selama bekerja.

>>> Kebakaran Hebat Landa Pabrik Montesa Honda di Spanyol

Hal itu disampaikan Basuki saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (5/6/2026). Ia menanggapi kemungkinan adanya upaya damai dari pihak Erin.

"Eh kita lihat nanti prosesnya seperti apa. Karena kan saat ini proses hukumnya sedang berjalan ya, kami melakukan upaya hukum untuk kepentingan klien kami.

Kita lihat saja nanti ke depannya progresnya seperti apa," kata Basuki.

Menurut Basuki, Nur berangkat dari kampung dengan tujuan membantu perekonomian keluarga. Namun dalam perjalanan bekerja, Nur disebut justru mengalami hal-hal yang membuatnya tidak nyaman.

"Tentu klien kami juga seperti yang disampaikan tadi, bukan orang yang neko-nekolah ya.

Niatnya dari kampung bekerja untuk membantu ekonomi keluarga, tapi di dalam perjalanan menemukan hal yang tidak baik," katanya.

Basuki menyebut pengalaman tersebut berdampak pada kondisi psikologis kliennya. "Dan hal tidak baik ini membuat dirinya menjadi tidak nyaman.

Dan tentu bisa dipahami kalau beliau saat ini belum berkenan untuk ketemu dengan Ibu E dengan alasan-alasan tertentu," katanya.

Saat ditanya apakah memiliki pesan untuk Erin maupun Andre Taulany, Nur memilih tidak memberikan tanggapan. "Nggak ada sih," kata Nur.

Basuki mengatakan pihaknya tidak menutup kemungkinan menempuh langkah hukum lebih lanjut apabila somasi yang telah dilayangkan tidak mendapat respons yang baik.

"Tentu kami sesuai dengan prosedur, selaku seorang penegak hukum akan menggunakan hak kami sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.