Pigmen Astaxanthin Ubah Warna Kuning Telur Jadi Oranye Pekat
Warna kuning telur yang oranye pekat sering menimbulkan pertanyaan di kalangan konsumen. Banyak yang mengira telur tersebut berasal dari spesies ayam berbeda atau bahkan telur palsu.
Faktanya, tingkat kepekatan warna kuning telur sangat dipengaruhi oleh jenis pakan yang dikonsumsi ayam. Salah satu senyawa alami yang berperan adalah astaxanthin.
>>> Timnas Brasil Kalahkan Mesir 2-1 dalam Laga Uji Coba Jelang Piala Dunia 2026
Astaxanthin merupakan pigmen alami dari kelompok karotenoid yang ditemukan pada mikroalga, udang, krill, lobster, dan salmon. Senyawa ini memiliki warna merah-oranye khas dan aktivitas antioksidan kuat.
Menurut artikel ilmiah di jurnal Molecules tahun 2021, astaxanthin banyak digunakan dalam industri pangan dan pakan sebagai pewarna alami dan antioksidan.
Peternak ayam petelur menambahkannya ke dalam formulasi pakan.
Pigmen yang dikonsumsi ayam akan diserap tubuh dan terakumulasi di kuning telur. Proses ini mengubah warna kuning telur dari kuning cerah menjadi oranye pekat.
Warna yang lebih gelap tidak bisa dijadikan tolok ukur kesegaran atau kandungan gizi lebih tinggi. Fenomena ini mematahkan hoaks yang menyebut telur oranye pekat sebagai produk sintetis.
>>> 5 Biji Kopi Terbaik di Dunia Tahun 2026, Kopi Sumatra dan Toraja Masuk Daftar
Selain sebagai pewarna, astaxanthin membawa sifat antioksidan ke dalam telur. Namun, konsentrasinya pada telur ayam jauh lebih rendah dibandingkan sumber utama seperti salmon atau suplemen.
Kandungan nutrisi total telur ditentukan oleh banyak faktor, termasuk genetik, usia ayam, dan formulasi pakan.
Penelitian dalam Journal of Oleo Science tahun 2024 menunjukkan pemberian astaxanthin meningkatkan kepekatan warna dan kadar senyawa tersebut, tetapi tidak otomatis mendongkrak seluruh nilai gizi.
Karakteristik warna kuning telur hanya memberi petunjuk tentang jenis pakan ayam, bukan indikator mutlak kualitas nutrisi.
Kuning telur pucat tidak berarti buruk, dan yang oranye belum tentu lebih sehat.
>>> Kurs Riyal ke Rupiah 7 Juni 2026 Menguat ke Rp4.804,76
Telur omega 3 komersial sering diklaim memiliki profil nutrisi lebih baik. Padahal, telur tersebut diproduksi dari jenis ayam yang sama dengan telur konsumsi biasa.
Update Terbaru
Jeff Bezos Didekati Gabung Konsorsium Pembeli Saham Liverpool, Valuasi Tembus US$6 Miliar
Rabu / 22-07-2026, 18:46 WIB
Ini Daftar Lengkap Pejabat Baru Kejaksaan Agung, Kuntadi Isi Posisi Jampidsus
Rabu / 22-07-2026, 18:46 WIB
Ketidakpastian Global Meningkat, Pertumbuhan Ekonomi Dunia 2026 Diproyeksi 3 Persen
Rabu / 22-07-2026, 18:45 WIB
Anggaran Perang AS Melawan Iran Membengkak Jadi Rp671,5 Triliun
Rabu / 22-07-2026, 18:45 WIB
Moto Pad 70 Groove Resmi Meluncur di India pada 31 Juli, Unggulkan Audio JBL 9 Speaker
Rabu / 22-07-2026, 18:45 WIB
Cuktech Luncurkan Pengisi Daya Mobil 90W dengan Kabel USB-C Tarik dan Nirkabel 15W
Rabu / 22-07-2026, 18:45 WIB
Sinopsis The Hitman's Bodyguard: Ryan Reynolds dan Samuel L. Jackson Beraksi
Rabu / 22-07-2026, 18:45 WIB
Gaya Santai Justin Bieber di Piala Dunia 2026, Anting Rp 358 Juta Curi Perhatian
Rabu / 22-07-2026, 18:45 WIB
Anhedonia: Gejala Depresi yang Terabaikan dan Cara Baru Mengobatinya
Rabu / 22-07-2026, 18:07 WIB
Atletik Masukkan Kuroda-Grauer dan Leiter ke IL
Rabu / 22-07-2026, 18:05 WIB
Polisi Olah TKP Ledakan Rumah Grand Polonia Medan, Tiga Tewas
Rabu / 22-07-2026, 18:05 WIB
6 Jembatan di Iran Hancur Akibat Serangan Udara AS
Rabu / 22-07-2026, 18:05 WIB
Cavaliers dan Lakers Incar Jonathan Kuminga di Tengah Penundaan Bursa Bebas
Rabu / 22-07-2026, 18:01 WIB







