Pilihan telur di pasaran semakin beragam. Selain telur ayam biasa, konsumen kini bisa menemukan telur omega-3 yang diklaim memiliki kandungan nutrisi lebih tinggi.

Telur omega-3 umumnya dijual dengan harga lebih mahal. Hal ini sering menimbulkan pertanyaan tentang penyebab perbedaan harga tersebut.

>>> Ramalan Zodiak Libra, Scorpio, dan Sagitarius: Karier, Keuangan, dan Asmara

Menurut informasi dari Detik Health, perbedaan utama terletak pada pakan ayam. Telur omega-3 dihasilkan dari ayam yang diberi pakan mengandung sumber omega-3, seperti minyak ikan.

Omega-3 adalah asam lemak tak jenuh yang penting bagi kesehatan jantung dan fungsi otak. Modifikasi pakan ini menjadi kunci untuk meningkatkan kadar nutrisi dalam telur.

Sebuah ulasan di jurnal Poultry Science tahun 2023 mendukung temuan tersebut.

Peneliti menjelaskan bahwa kandungan omega-3 pada telur dapat ditingkatkan melalui pakan yang diperkaya, seperti minyak ikan, biji rami, atau mikroalga.

Ketika ayam mengonsumsi pakan kaya omega-3, sebagian nutrisi tersebut tersimpan dalam telur. Proses inilah yang membuat kadar omega-3 lebih tinggi dibanding telur biasa.

>>> Psikolog Ungkap Tahapan Bermain Anak Sesuai Usia untuk Optimalkan Tumbuh Kembang

Perbedaan Fisik dan Aturan Label

Penggunaan pakan khusus menjadi alasan harga telur omega-3 lebih mahal. Namun, warna cangkang tidak bisa dijadikan pembeda karena lebih dipengaruhi faktor genetik ayam.

Dari sisi pengolahan, kedua jenis telur bisa dimasak dengan cara yang sama. Baik direbus, diceplok, atau dibuat orak-arik, hasilnya tetap sama.

Label "omega-3" pada kemasan tidak bisa dicantumkan sembarangan. Badan Pangan Nasional mewajibkan pencantuman jumlah omega-3 dan informasi nilai gizi tertentu.

BPOM juga mengatur klaim tersebut melalui Peraturan BPOM Nomor 1 Tahun 2022. Untuk klaim perbandingan seperti "lebih tinggi", kandungan omega-3 harus meningkat minimal 25 persen dibanding produk pembanding.

>>> 9 Rekomendasi Kimono Melahirkan Terbaik yang Nyaman dan Adem

Dengan kandungan nutrisi yang lebih tinggi dan proses produksi khusus, tidak heran jika telur omega-3 dibanderol dengan harga lebih mahal di pasaran.