Pria asal Chula Vista yang divonis bersalah membunuh istrinya yang hilang pada awal Juli lalu, kini mengaku bersalah atas satu dakwaan tambahan.

Larry Millete, yang dituduh memiliki senjata serbu selain membunuh istrinya, May, dijadwalkan menjalani hukuman pada 29 September.

>>> Polisi Kumpulkan Lebih dari 100 Senjata Api di Acara Encinitas

Millete dinyatakan bersalah oleh juri Chula Vista pada 9 Juli atas pembunuhan istrinya yang telah dinikahi selama 20 tahun.

May, yang juga dikenal sebagai Maya, tidak terlihat atau terdengar sejak 7 Januari 2021.

Juri tidak bertugas memutuskan dakwaan kepemilikan senjata serbu, yang berkaitan dengan senjata api yang ditemukan penyidik saat menggeledah rumah Millete.

Pengadilan menangani dakwaan senjata serbu dalam sidang perubahan pengakuan yang singkat. Hakim Enrique Camarena menjadwalkan Millete untuk dijatuhi hukuman atas kedua dakwaan pada September.

Millete menghadapi hukuman 25 tahun seumur hidup atas vonis pembunuhan tingkat pertama. Dakwaan kepemilikan senjata serbu membawa hukuman maksimal tiga tahun.

Meskipun jasad May Millete belum ditemukan, polisi dan jaksa mengatakan tidak ada bukti yang menunjukkan ia masih hidup.

>>> Nuanu Luncurkan Sutala Market, Target Masuk 5 Besar Destinasi Gastronomi Asia Tenggara

Rekaman kamera pengawas menunjukkan May memasuki rumah keluarga sekitar pukul 16.45 pada 7 Januari 2021, tetapi tidak ada rekaman yang menangkapnya keluar.

Menurut kesaksian di persidangan, kontak terakhirnya dengan siapa pun adalah melalui pesan teks dengan salah satu saudara perempuannya sekitar pukul 20.15 pada 7 Januari.

Selama persidangan yang berlangsung hampir dua bulan, Jaksa Wilayah Christy Bowles mengatakan kepada juri bahwa Larry membunuh istrinya di rumah mereka, memuat jenazahnya ke SUV, dan membuangnya pada 8 Januari.

Meskipun Bowles mengakui kepada juri bahwa ia tidak dapat menyebutkan secara spesifik bagaimana May Millete meninggal, ia berargumen Larry adalah satu-satunya orang yang memiliki sarana dan motif untuk membunuhnya.

Kasus penuntutan bergantung pada bukti tidak langsung yang menunjukkan upaya Larry untuk melacak keberadaan istrinya dan meminta bantuan 'pemantra' yang ia yakini dapat memengaruhi May secara magis untuk membatalkan rencana perceraiannya.

Tim pembela Larry berargumen bahwa juri diminta berspekulasi daripada mengandalkan fakta dalam kasus yang tidak memiliki mayat, tempat kejadian perkara, senjata pembunuh, atau saksi mata.

>>> Operasi Jailhouse Sting di California: Antara Alat Investigasi dan Kontroversi

Juri bermusyawarah selama sekitar lima jam sebelum menjatuhkan vonis bersalah.