Nilai tukar riyal Arab Saudi terhadap rupiah bergerak menguat setelah puncak ibadah haji 2026.

Berdasarkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia, kurs riyal berada di angka Rp4.804,76 per riyal pada Minggu (7/6/2026).

>>> Gajah dan Gorila di Kebun Binatang Guadalajara Ramal Hasil Piala Dunia 2026

Penguatan ini terjadi secara konsisten sejak kedatangan jemaah haji dari berbagai negara pada musim haji 1447 H/2026 M.

Sementara itu, Saudi Central Bank menetapkan nilai tukar sebesar Rp5.000 per riyal pada hari yang sama.

Angka dari bank sentral Arab Saudi tersebut menjadi panduan resmi bagi jemaah Indonesia yang melakukan penukaran uang atau bertransaksi langsung di sana.

Kondisi ini bertepatan dengan pemulangan jemaah haji gelombang awal ke Indonesia melalui bandara di Jeddah.

Di sisi lain, jemaah haji gelombang kedua masih menunggu jadwal kepindahan menuju Madinah.

Masyarakat atau jemaah yang ingin melakukan transaksi juga dapat menggunakan referensi nilai tukar dari sejumlah bank domestik.

Rincian Kurs Riyal di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI

Berikut adalah rincian harga beli dan harga jual riyal terhadap rupiah di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI per Minggu (7/6/2026):

PT Bank Central Asia Tbk. (BCA) menerapkan tiga skema nilai tukar yang merujuk pada ketentuan per 1 Juni 2026.

Melalui jalur e-rate, harga beli ditetapkan Rp4.782 dan harga jual Rp4.848.

>>> Transmart Full Day Sale 7 Juni 2026: Diskon Elektronik hingga 50% Plus Ekstra 20%

Untuk transaksi lewat TT counter, BCA memasang harga beli Rp4.740 dengan harga jual Rp4.844.

Sedangkan pada segmen bank notes, nilai beli berada di angka Rp4.705 dan nilai jual mencapai Rp4.853.