Bengkel Spesialis Ungkap Empat Penyebab Utama Baterai Motor Listrik Rusak
Baterai merupakan komponen paling vital dan bernilai ekonomis tertinggi pada kendaraan listrik. Kerusakan baterai sering kali dipicu oleh kesalahan penggunaan sehari-hari, bukan semata faktor usia pakai.
Hernest, pemilik Bogor Battery Electric Motion (BEMo), membeberkan sejumlah kekeliruan teknis dan kebiasaan harian yang menyebabkan performa baterai motor listrik menurun drastis.
>>> Pemerintah Salurkan Dana PIP 2026 Termin 2 Mulai Juni
Empat Penyebab Utama Kerusakan Baterai
Kebiasaan pertama yang paling sering ditemui adalah langsung mengisi daya setelah berkendara. Saat motor sampai di rumah, komponen internal baterai masih dalam kondisi panas akibat pemakaian.
"Biarkan suhunya turun dulu karena perangkat elektronik masih panas habis discharge. Jika langsung dicas, dampaknya memperpendek umur pemakaian baterai," ujar Hernest.
Kedua, membiarkan daya baterai berada di bawah 30 persen. Kapasitas energi yang terlalu rendah dapat merusak keseimbangan tegangan antar-sel di dalam boks baterai.
Ketidakseimbangan ini memaksa sel yang masih prima bekerja lebih keras untuk menyokong sel yang melemah. Efek domino tersebut lambat laun melemahkan seluruh rangkaian sel secara akumulatif.
Ketiga, ketiadaan sistem proteksi elektronik. Motor listrik modern dengan baterai Lithium umumnya dilengkapi Battery Management System (BMS) untuk mencegah pengisian berlebih.
>>> Kemensos Salurkan Bansos PKH dan BPNT Juni 2026, Ini Jadwal dan Besarannya
Sebaliknya, motor listrik konvensional yang masih menggunakan baterai tipe Sealed Lead Acid (SLA) tidak memiliki BMS.
Pengisian daya yang dibiarkan semalaman saat baterai sudah penuh dapat membuat sel kembung.
Keempat, modifikasi komponen yang tidak sesuai standar. Meningkatkan kapasitas daya dan controller demi performa tanpa mengganti komponen penyerta dapat memicu kerusakan hingga kebakaran.
"Baterai upgrade, controller upgrade, tapi kabel fasenya tidak didukung.
Arus besar tapi kabel masih standar 300 watt bisa menyebabkan panas, kabel meleleh, dan merusak sistem kelistrikan," jelas Hernest.
>>> Mantan ART Erin Taulany Datangi Polres Jaksel untuk Koordinasi Jadwal Pemeriksaan
Penyambungan sel kustom dengan solder timah biasa juga rentan terlepas dan merusak jalur koneksi arus utama. Hernest menekankan pentingnya perawatan yang benar agar baterai motor listrik lebih awet.
Update Terbaru
Daftar HP Android yang Tak Bisa Pakai WhatsApp per September 2026
Sabtu / 06-06-2026, 12:48 WIB
Casio Luncurkan Edifice x Toyota Racing EFK-200XPB-1A di China
Sabtu / 06-06-2026, 12:47 WIB
Purbaya Yudhi Sadewa: Persepsi Negatif Ganggu Stabilitas Rupiah
Sabtu / 06-06-2026, 12:44 WIB
OJK Terbitkan Aturan Baru Layanan Pay Later untuk Perusahaan Multifinance
Sabtu / 06-06-2026, 12:44 WIB
Taylor Swift dan Travis Kelce Dikabarkan Nikah di Madison Square Garden
Sabtu / 06-06-2026, 12:43 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Tinjau Penumpukan 3.100 Kontainer di Tanjung Priok
Sabtu / 06-06-2026, 12:43 WIB
Okie Agustina Bantah Operasi Plastik, Ungkap Prosedur Perbaikan Gagal Filler
Sabtu / 06-06-2026, 12:42 WIB
Bank Indonesia Akan Naikkan Remunerasi Kas Negara untuk Jaga Beban Utang
Sabtu / 06-06-2026, 12:40 WIB
PT Dan Liris Perkuat Infrastruktur Digital dengan Internet Bisnis dan Netmonk dari Telkom Solution
Sabtu / 06-06-2026, 12:37 WIB
IHSG Ambruk 4,2%, Asing Lepas Saham TPIA dan BBCA Triliunan Rupiah
Sabtu / 06-06-2026, 12:36 WIB
8 Lokasi SPKLU di Jalur Wisata Danau Toba untuk Mobil Listrik
Sabtu / 06-06-2026, 12:36 WIB
Ragnar Oratmangoen Akhiri Paceklik Gol Bersama Timnas Indonesia
Sabtu / 06-06-2026, 12:36 WIB
IHSG Anjlok 35 Persen, Menkeu Sebut Sentimen Negatif Tak Sesuai Fakta
Sabtu / 06-06-2026, 12:32 WIB
Mathew Baker Catat Rekor Pemain Termuda Timnas Indonesia Senior
Sabtu / 06-06-2026, 12:32 WIB






