Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI mengawal intensif proses kepulangan puluhan ribu jemaah haji reguler dan khusus di Madinah, Arab Saudi, pada Jumat (5/6/2026).

Pengawasan ketat ini dilakukan untuk menjamin kepulangan berjalan tertib, aman, dan lancar.

>>> Dokter Ingatkan Bahaya Minum Banyak Suplemen Sekaligus

Data kepulangan mencatat sebanyak 59 kelompok terbang dengan total 23.365 jemaah dan petugas reguler telah bertolak dari Arab Saudi.

Sebanyak 22.172 orang di antaranya kini sudah mendarat di Tanah Air.

Kelompok haji khusus juga terus mencatatkan pergerakan kembali ke Indonesia. Hingga hari ini, tercatat sebanyak 8.070 jemaah dan petugas haji khusus telah tiba di tanah air.

"Kementerian Haji dan Umrah memastikan seluruh proses kepulangan jemaah haji reguler maupun haji khusus terus dikawal secara intensif agar berjalan tertib, aman, nyaman, dan lancar," ujar Ichsan Marsha, Juru Bicara Kemenhaj RI.

Pihak kementerian juga memberikan peringatan kepada para jemaah terkait dokumen penting. Pemulangan menuntut kedisiplinan tinggi dalam menjaga barang bawaan dan dokumen pribadi selama fase krusial ini.

"Paspor merupakan dokumen perjalanan yang sangat penting. Jangan sampai hilang.

Apabila terjadi kehilangan, segera laporkan kepada ketua kloter dan petugas haji agar dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur," kata Ichsan Marsha.

Sesuai aturan penerbangan, jemaah hanya diizinkan membawa tas paspor, satu koper kabin maksimal 7 kilogram, dan koper bagasi maksimal 32 kilogram.

Maskapai telah melaksanakan penimbangan bagasi di hotel pada dua hari sebelum keberangkatan.

>>> Cara Membuat Pizza Teflon Sosis Jamur Praktis di Rumah

"Kami mengimbau jemaah untuk tidak menambahkan barang apa pun ke dalam koper yang telah ditimbang dan diserahkan kepada petugas," tegas Ichsan Marsha.