Kementerian juga memberikan larangan keras terkait pengisian air zamzam ke dalam koper bagasi maupun kabin. Aturan ini ditegaskan kembali demi menghindari kendala teknis pemulangan bagasi jemaah.

"Keberadaan air zamzam di dalam koper dapat menghambat proses pemeriksaan, menyebabkan pembongkaran koper, keterlambatan distribusi bagasi, bahkan mengganggu kelancaran kepulangan jemaah lainnya," jelas Ichsan Marsha.

Terkait logistik tersebut, jemaah dipastikan akan mendapat satu galon air zamzam ukuran lima liter di debarkasi masing-masing.

Di sisi lain, kepadatan operasional di Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah memicu pengalihan sejumlah penerbangan Saudia Airlines ke Terminal 1.

"Kami mengimbau jemaah untuk mengikuti arahan petugas, memperhatikan informasi nomor gate keberangkatan, dan tetap berada di area tunggu yang telah ditentukan karena pengaturan gate dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebutuhan operasional bandara," tutur Ichsan Marsha.

Petugas PPIH Arab Saudi Daerah Kerja Bandara telah disiagakan di Terminal 1 untuk mengoptimalkan pelayanan.

Para jemaah yang masih berada di Arab Saudi turut diminta menjaga kondisi fisik mereka selama sisa waktu ibadah.

>>> Apple Gandeng Google dan NVIDIA untuk Tingkatkan Kemampuan AI Siri

"Mari kita terus menjaga kekompakan, saling membantu, dan saling mengingatkan dalam kebaikan hingga seluruh jemaah kembali ke Tanah Air dengan selamat," tutup Ichsan Marsha.