OJK Waspadai Lonjakan Beban Valas Korporasi Akibat Pelemahan Rupiah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mewaspadai potensi lonjakan beban kewajiban valuta asing (valas) pada sektor korporasi akibat pelemahan nilai tukar rupiah.
Berdasarkan data pergerakan pasar dalam Rapat Dewan Komisioner OJK, Jumat (5/6/2026), rupiah berada di level Rp18.042 per dolar Amerika Serikat.
>>> KPK Akomodasi Ekstradisi Paulus Tannos Pascaputusan Pengadilan Singapura
Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan, pengawasan ketat terus dilakukan terhadap berbagai jalur transmisi risiko akibat fluktuasi nilai tukar.
"OJK terus mewaspadai berbagai kanal transmisi risiko dari pergerakan nilai tukar rupiah terhadap lembaga jasa keuangan, yaitu melalui potensi peningkatan beban kewajiban valas pada korporasi," ujar Friderica dalam konferensi pers hasil RDK OJK.
Selain beban valas, risiko besar juga mengintai sektor usaha yang bergantung pada aktivitas impor.
Pelemahan rupiah berpotensi memicu lonjakan biaya bahan baku dan pengeluaran operasional, terutama jika harga komoditas energi global ikut naik.
Friderica menambahkan, tekanan terhadap sektor usaha dengan eksposur impor tinggi dapat mempengaruhi kualitas aset perbankan, khususnya penurunan kemampuan bayar debitur yang terdampak jika kondisi keuangan terus berlanjut.
>>> Pemko Medan Gandeng Gerakan Sosial KBB untuk Benahi Kawasan Belawan
Meski demikian, OJK menilai efek langsung pelemahan kurs terhadap industri perbankan domestik masih dalam batas aman.
Ketahanan perbankan ditopang oleh permodalan yang solid dan risiko nilai tukar yang terkendali.
Indikator kekuatan terlihat dari rasio kecukupan modal (CAR) industri perbankan yang mencapai 23,97% per April 2026.
Angka tersebut dinilai memadai sebagai bantalan untuk meredam risiko keuangan ke depan.
>>> Realisasi Penerimaan Pajak Tumbuh 22,1 Persen hingga Mei 2026
Kondisi aman ini juga diperkuat oleh posisi devisa neto (PDN) perbankan yang konsisten terjaga di bawah ambang batas maksimum 20% dari total modal bank.
Update Terbaru
Xiaomi Pad 9 dan Xiaomi 17 Fold Resmi Kantongi Sertifikasi, Siap Rilis
Rabu / 22-07-2026, 08:29 WIB
Dokter Ungkap Menu Sarapan yang Bisa Picu Penyakit Jantung
Rabu / 22-07-2026, 08:29 WIB
Natalie Holscher Resmi Menikah dengan Aripat Hari Ini
Rabu / 22-07-2026, 08:29 WIB
Warga Yunani Buka Suara soal The Odyssey Christopher Nolan
Rabu / 22-07-2026, 08:28 WIB
Shio Naga: Ini 3 Pasangan Paling Cocok Menurut Astrologi Cina
Rabu / 22-07-2026, 08:28 WIB
5 Tips Memilih Sepeda Hybrid untuk Pemula agar Nyaman dan Awet
Rabu / 22-07-2026, 08:28 WIB
3 Zodiak yang Menarik Kesuksesan dan Kekayaan Hari Ini 22 Juli 2026
Rabu / 22-07-2026, 08:28 WIB
Mobil Bisa Dihack? Fakta Ngerinya Ternyata Beda dari Film Hollywood
Rabu / 22-07-2026, 08:28 WIB
Mobil Bisa Dihack? Fakta Ngerinya Ternyata Beda dari Film Hollywood
Rabu / 22-07-2026, 08:28 WIB
Dilepas Prabowo, Nanik S Deyang Ngaku Trauma Urus Duit MBG
Rabu / 22-07-2026, 08:14 WIB
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN demi Fokus Berobat Jantung
Rabu / 22-07-2026, 08:14 WIB
PDIP: Jika TNI-Polri Awasi Pajak, Indonesia Mundur ke Era Kelam
Rabu / 22-07-2026, 08:14 WIB
Mulyono, Sahabat Jokowi yang Difitnah Calo Tiket, Kini Jadi Saksi Penting
Rabu / 22-07-2026, 08:14 WIB
Ramalan Zodiak 22 Juli: Cancer Lebih Fokus, Leo Jangan Putus Asa
Rabu / 22-07-2026, 08:10 WIB







