Jacob Navok, mantan eksekutif Square Enix, menyampaikan pandangannya mengenai rendahnya minat gamer muda terhadap game-game baru, khususnya IP milik Square Enix.

Pernyataan ini muncul setelah ia melihat postingan Variety tentang film Backrooms yang sukses menarik penonton di bawah 35 tahun.

>>> Timnas Indonesia Uji Coba Lawan Oman di GBK Tanpa Jay Idzes

Menurut Navok, gamer muda saat ini lebih akrab dengan Roblox yang sarat konten buatan AI.

Ia juga menyinggung bahwa generasi ini tumbuh dengan konten dari YouTuber, sehingga preferensi mereka berbeda dari generasi sebelumnya.

Navok mengutip artikel Variety lain yang menyebutkan bahwa franchise Star Wars tidak lebih populer dari film yang dibuat oleh seorang YouTuber.

>>> Kurs Rupiah Menguat ke Rp18.012 per Dolar AS pada 5 Juni 2026

Hal ini menunjukkan bahwa kedekatan personal dengan kreator lebih penting bagi audiens muda.

Pendapat Serupa dari Naoki Yoshida

Sebelumnya, Naoki Yoshida, produser Final Fantasy, juga mengungkapkan bahwa gamer muda sulit terhubung dengan seri Final Fantasy.

Ia berpendapat bahwa jarak rilis antar game yang terlalu lama membuat antusiasme pemain menurun.

>>> Masa Depan Kevin de Bruyne di Napoli Makin Tidak Pasti

Pendapat Navok dan Yoshida menunjukkan tantangan yang dihadapi Square Enix dalam menjangkau generasi baru gamer.