Square Enix hampir melewatkan Final Fantasy 4 dan langsung merilis Final Fantasy 5 sebagai strategi promosi untuk mengalahkan Dragon Quest.

Hal ini diungkapkan oleh pimpinan seri Final Fantasy, Takashi Tokita dan Yoshinori Kitase, dalam wawancara di situs resmi Final Fantasy.

>>> Mensesneg Tegaskan Kasus Febrie Adriansyah Murni Proses Hukum, Minta Hotman Paris Jangan Kaitkan dengan Presiden Prabowo

Tokita, yang menjadi desainer utama Final Fantasy 4, mengatakan bahwa saat itu Dragon Quest selalu dirilis lebih dulu dari Final Fantasy di era NES.

Namun, ketika Final Fantasy hadir lebih awal di SNES, muncul peluang untuk unggul karena kedua seri sama-sama memiliki empat judul.

CEO Square Enix saat itu mengusulkan untuk melewati FF4 dan langsung ke FF5 agar bisa mengalahkan Dragon Quest.

>>> NOAA Prediksi El Nino Kuat Pengaruhi Musim Dingin Awal 2027

Kitase menyebut ide itu 'brilian'.

Jika jadi, ini bukan pertama kalinya Square Enix menggunakan strategi penomoran tidak biasa. Di Amerika Utara, FF4 pernah diberi label sebagai FF2, dan FF6 sebagai FF3.

>>> Philippine Airlines Pesan 20 Boeing 787-10 Dreamliner untuk Modernisasi Armada

Meskipun penomoran yang membingungkan, Kitase tetap menganggap ide tersebut cemerlang. Tokita menambahkan bahwa cara promosi game juga sedang berubah saat itu.