Rupiah Tembus Rp18.074 per Dolar AS, Ekonom Ingatkan Risiko Berantai
Pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat terus berlanjut. Mata uang Garuda dibuka merosot 0,23% ke level Rp18.074 per US$ berdasarkan data Bloomberg Technoz.
Kondisi ini memicu kekhawatiran akan dampak rambatan yang luas terhadap stabilitas perekonomian nasional. Jika rupiah bertahan di atas Rp18.000, tekanan besar akan melanda berbagai sektor.
Dampak pada APBN dan Impor
Chief Economist Bank Permata, Josua Pardede, mengungkapkan bahwa biaya impor energi, pangan, obat, alat kesehatan, bahan baku industri, dan komponen manufaktur akan meningkat.
Kenaikan biaya impor ini berpotensi menaikkan beban fiskal negara secara drastis. Lonjakan biaya terjadi terutama pada pemenuhan kebutuhan energi nasional yang masih bergantung pada pasar global.
Josua juga mengingatkan bahwa beban APBN berpotensi naik karena subsidi dan kompensasi energi menjadi lebih mahal, terutama saat harga minyak masih tinggi.
Tekanan pada Korporasi dan Perbankan
Perusahaan yang mengandalkan bahan baku impor atau memiliki utang dalam valas akan mengalami tekanan finansial berat. Kenaikan biaya dan tekanan laba menjadi ancaman serius.
Dampak ini berpotensi menjalar ke sektor keuangan dan perbankan. Lembaga keuangan diprediksi akan memperketat penyaluran dana untuk memitigasi risiko gagal bayar debitur.
Tekanan ekonomi pada akhirnya bermuara pada konsumen akhir. Daya beli publik terancam merosot akibat penyesuaian harga barang pokok.
Menurut Josua, kenaikan harga minyak global tidak selalu langsung menaikkan inflasi selama harga BBM dikendalikan pemerintah. Namun, ketika harga BBM naik, inflasi historis cenderung melonjak signifikan.
Risiko terbesar bukan inflasi hari ini, melainkan tekanan biaya yang menumpuk dan akhirnya harus dibayar oleh APBN, korporasi, atau konsumen.
Update Terbaru
Syarat dan Alur Cabut Gigi Pakai BPJS Kesehatan, Ini Ketentuannya
Jumat / 05-06-2026, 13:28 WIB
Rencana Tarif Tambahan Trump Dikritik Ahli dan Organisasi HAM
Jumat / 05-06-2026, 13:28 WIB
Al-Qur'an Surat Al Hadid Ayat 18: Janji Pahala Berlipat bagi Ahli Sedekah
Jumat / 05-06-2026, 13:28 WIB
Nata de Coco Bisa Berstatus Haram? Ini Penjelasan MUI
Jumat / 05-06-2026, 13:27 WIB
Timnas Indonesia Hadapi Oman di Garuda Championship Series Malam Ini
Jumat / 05-06-2026, 13:27 WIB
Satgas PKH Amankan Aset Kawasan Hutan Rp371,1 Triliun
Jumat / 05-06-2026, 13:26 WIB
Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 6 - 7 Juni 2026
Jumat / 05-06-2026, 13:26 WIB
AS Setujui 18 Pengecualian Tarif Impor untuk Produk Indonesia
Jumat / 05-06-2026, 13:24 WIB
Prabowo Undang Tony Robbins Tinjau Program Makan Bergizi Gratis
Jumat / 05-06-2026, 13:24 WIB
Token HYPE Melonjak 180% di Tengah Penurunan Pasar Kripto Global
Jumat / 05-06-2026, 13:22 WIB
FIFA Luncurkan Album Resmi Piala Dunia 2026 Berisi 18 Lagu
Jumat / 05-06-2026, 13:21 WIB
Teleskop James Webb Temukan Galaksi Purba LAP1-B, Ungkap Masa Awal Alam Semesta
Jumat / 05-06-2026, 13:20 WIB
Wuling Daftarkan Nama Aira ev di PDKI, Calon Mobil Listrik Baru
Jumat / 05-06-2026, 13:17 WIB






