Presiden Prabowo Subianto menyoroti ukuran porsi lauk dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat menghadiri acara Building Indonesia's Future Generations Through Nutrition di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/6/2026).

Langkah ini diambil Prabowo untuk mengingatkan para mitra penyedia MBG agar berkomitmen menjaga kualitas asupan pangan dan tidak mengurangi porsi lauk yang menjadi hak anak-anak penerima program.

>>> PT Mayora Indah Tbk Targetkan Penjualan Rp41,85 Triliun pada 2026

Dalam acara tersebut, Presiden memperlihatkan dua wadah berisi ayam goreng dengan ukuran potongan berbeda, yaitu satu ekor ayam yang dibagi menjadi delapan bagian dan wadah lain yang dipotong menjadi 14 bagian.

"Jadi yang 14 aja sebesar ini, kalau kecil begini ya berapa? Jangan-jangan 18 atau 22?"

kata Prabowo.

Presiden kemudian memberikan penegasan mengenai batasan maksimal pemotongan hewan ternak tersebut agar tidak merugikan pemenuhan gizi anak selaku sasaran utama program nasional ini.

"Kalau potong lebih dari 14, dosa! dosa!.

Berapa juta anak-anak Indonesia akan kecewa," tegas Prabowo.

>>> Badan Gizi Nasional Ubah Fokus Program Makan Bergizi Gratis ke Kualitas

Analisis Gizi Potongan Ayam

Dilansir dari Detik Health, analisis gizi terhadap ayam yang dipotong menjadi 14 bagian menunjukkan berat bersih atau Berat Dapat Dimakan (BDD) berkisar antara 30 hingga 40 gram per potong.

Berdasarkan Foto Makanan Kementerian Kesehatan RI, pembagian 14 potong menghasilkan dua paha bawah masing-masing 30 gram, dua sayap 30 gram, dua paha atas 40 gram, serta bagian dada dan badan seberat 30 gram per potong.

Merujuk Permenkes RI Nomor 41 Tahun 2014 tentang Pedoman Gizi Seimbang, daging ayam seberat 40 gram mengandung daya energi sekitar 50 kkal, protein sebanyak 7 gram, serta kandungan lemak sebesar 2 gram.