Kandungan protein hewani berkualitas tinggi dari potongan ayam tersebut berperan penting dalam mendukung perkembangan otot, tulang, serta menjaga sistem daya tahan tubuh anak usia sekolah yang sedang tumbuh.

Porsi ayam berukuran 30 hingga 40 gram dinilai masih memenuhi standar ukuran sedang untuk lauk hewani dalam konsep Isi Piringku dan acuan penukar bahan makanan Kementerian Kesehatan.

Kualitas gizi makan siang dalam program MBG secara keseluruhan juga dipengaruhi oleh kelengkapan komponen pangan lain seperti nasi sebagai sumber energi, sayuran, buah-buahan, serta lauk pendamping.

>>> Robot Polantas China Mulai Bertugas di Hangzhou, Tindak 12.000 Pelanggaran

Meskipun potongan ayam 14 bagian mendukung kecukupan gizi waktu makan siang, pemenuhan kebutuhan gizi harian anak Indonesia tetap bergantung pada pola makan dan minum yang dikonsumsi sepanjang hari.