Festival Jazz Gunung Bromo ke-18 akan digelar pada 24–25 Juli 2026 di Amphitheater Jiwa Jawa Resort, Probolinggo.

Acara ini menghadirkan musisi ternama dan bazar UMKM lokal dengan konsep ramah lingkungan.

>>> Rahasia Agar Usaha Perempuan Tak Berhenti di Tengah Jalan

Selain menikmati konser, wisatawan dapat menjelajahi destinasi menarik di sekitar Bromo dan Probolinggo.

1. Belajar Menanam Edelweiss di Desa Wisata Edelweiss Wonokitri

Desa Wisata Edelweiss terletak di Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan.

Lokasinya dapat ditempuh sekitar 20–30 menit dari area utama wisata Bromo.

Pengunjung bisa melihat area pembibitan dan mempelajari proses penanaman serta perawatan edelweiss.

Bunga abadi ini termasuk flora yang dilindungi, sehingga kunjungan ke sini juga memberikan edukasi konservasi alam.

Harga tiket masuknya sekitar Rp10.000 per orang, dengan biaya parkir sekitar Rp2.000 untuk sepeda motor dan Rp5.000 untuk mobil.

Destinasi ini buka setiap hari pukul 09.00–17.00 WIB.

2. Menenangkan Diri di Coban Trisula

Coban Trisula adalah air terjun bertingkat di Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.

>>> Cara Cek BPNT Tahap 3 Tahun 2026 Lewat HP, Status Penerima dan Jadwal Pencairan

Dari kawasan Bromo, perjalanan menuju lokasi membutuhkan waktu sekitar 30–45 menit.

Air terjun ini memiliki tiga tingkatan yang mengalir di tengah pepohonan hijau dan suasana hutan alami.

Pengunjung dapat melakukan trekking ringan, menikmati udara segar, atau sekadar bersantai ditemani suara gemericik air.

Tiket masuknya sekitar Rp5.000 per orang dan umumnya buka setiap hari pukul 08.00–18.00 WIB.

3. Memacu Adrenalin dengan Rafting di Sungai Pekalen

Sungai Pekalen di Kabupaten Probolinggo menawarkan pengalaman rafting yang menantang.

Dari kawasan Bromo atau Cemoro Lawang, perjalanan menuju lokasi rafting memakan waktu sekitar 1,5–2 jam.

Pengarungan sepanjang sekitar 12–14 kilometer berlangsung kurang lebih tiga jam.

>>> Pemerintah Isyaratkan Kejutan dari Prabuso soal Pengganti Febrie Adriansyah

Peserta akan melewati puluhan jeram kelas II hingga III+, tebing hijau, gua alami, dan air terjun.