Fenomena 'setan debu' atau dust devil kembali muncul di kawasan lautan pasir Bromo. Alih-alih takut, para wisatawan justru menjadikannya sebagai tontonan.

Dust devil adalah pusaran angin mirip tornado yang membumbung tinggi. Karena area Bromo berupa pasir, pusaran angin menerbangkan pasir dan debu di sekitarnya.

>>> Apa Penyebab Bonnie Tyler Meninggal Dunia? Inilah Kronplogi Tewasnya Penyenyi Total Eclipse of the Heart, Benarkah Akibat Kanker?

Fenomena ini terekam dalam video yang beredar di media sosial. Bagi sebagian orang, tampilannya terlihat aneh dan menakutkan karena benda ringan ikut terbawa pusaran.

Namun, sejumlah pedagang di lokasi tetap tenang dan tidak panik. Mereka justru menonton fenomena ini seperti sesuatu yang menarik.

Penyebab dan Imbauan

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengatakan 'setan debu' lumrah terjadi, terutama saat musim kemarau.

"Secara visual memang tampak seperti tornado kecil yang membawa debu dan pasir, namun ukurannya lebih kecil dan proses terbentuknya berbeda dengan puting beliung," kata Oemar.

>>> Prabowo Masih Resah Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026: Mana Erick Thohir?

'Setan debu' umumnya tidak berbahaya karena kecepatan anginnya jauh lebih rendah dibanding tornado sesungguhnya.

Beberapa faktor pemicunya antara lain panas permukaan akibat sinar matahari intens, sedikit tutupan awan, banyak debu atau pasir, dan kelembapan tanah rendah.

Wisatawan diimbau tidak berada terlalu dekat dengan pusaran angin karena pasir dan debu bisa mengganggu pernapasan.

>>> IMF Pertahankan Proyeksi Ekonomi Indonesia 2026 di 5 Persen

Jika terlanjur dekat, disarankan diam sambil menutup mata dan hidung hingga pusaran hilang.